TribunBali/

Hasil Curian Sindikat Beras di Denpasar Hampir Rp 1 Miliar per Tahun

Keuntungan per kilogram 10 ribu. Dan setiap hari ada sekitar 8 ton beras yang masuk

Hasil Curian Sindikat Beras di Denpasar Hampir Rp 1 Miliar per Tahun
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Sat Reskrim Polresta Denpasar membongkar praktik 'sunat' yang dilakukan seorang agen beras di Jalan Padma, Penatih Denpasar Timur, Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR-‎ Darma Wibowo (40), diamankan anggota Sat Reskrim Polresta Denpasar.

Itu setelah melakukan penyunatan beras 25 kilogram menjadi 24 kilogram, dan dijual dengan harga normal. Akibatnya, Darma pun dijebloskan ke penjara.

Kapolresta Denpasar Kombespol Hadi Purnomo, menyatakan, ‎tersangka mencoblos beras 25 kilogram menjadi 24 kilogram.

Kemudian, dijual dengan harga normal.

Baca: Ternyata Ada Praktek Sunat Beras di Denpasar, Begini Sindikatnya

Per kilogram, tersangka berhasil mendapat keuntungan 10 ribu.

"Keuntungan per kilogram 10 ribu. Dan setiap hari ada sekitar 8 ton beras yang masuk," ucapnya, Kamis (31/8/2017).

Nah, dari 8 ton itu sekitar 280 kilogram yang berhasil didapatkan tersangka.

Pendek kata, tersangka bisa menghasilkan sekitar 280 kilogram dikalikan Rp 10 ribu.

 Jadi penghasilan sehari sekitar Rp 2,8 juta.

Dan untuk per bulan, sekitar Rp 78 juta, setahunnya sekitar Rp 986 juta, yang dihasilkan tersangka.

"Praktik ini dilakukan sekitar setahun terakhir ini. Dan hasilnya sekitar Rp 1 Miliar," bebernya.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help