TribunBali/

Lahan 4,8 Hektare di Pelabuhan Benoa Ditunggu Penyerahannya, Jatah Pemkot Bisa Dipakai UKM

Anggota DPRD Denpasar Ketut Suteja Kumara mempertanyakan kepastian jatah lahan untuk Pemkot Denpasar dari proyek Pengembangan Pelabuhan Benoa.

Lahan 4,8 Hektare di Pelabuhan Benoa Ditunggu Penyerahannya, Jatah Pemkot Bisa Dipakai UKM
Tribun bali/i wayan erwin widyaswara
Kondisi kawasan menuju Pelabuhan Benoa, Denpasar, bebrapa waktu lalu. Pelabuhan Benoa akan diperlebar dan dikembangkan fungsinya. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Anggota DPRD Denpasar Ketut Suteja Kumara mempertanyakan kepastian jatah lahan untuk Pemkot Denpasar dari proyek Pengembangan Pelabuhan Benoa.

Jika jatah 4,8 hektare terealisasi, jatah lahan itu bisa digunakan untuk  Usaha Kecil Menengah (UKM) serta Maritime Techno Park.

“Jadi yang jelas, saya akan tetap berpegang pada keputusan rapat. Kami butuhkan kontribusi itu untuk peningkatan PAD (pendapatan asli daerah) Kota Denpasar,” kata Suteja, Sabtu (2/9/2017).

Jika benar Pemkot Denpasar diberikan lahan 4,8 hektare oleh Pelindo III, Suteja mengaku nantinya lahan tersebut bisa digunakan sebagai ruang untuk Usaha Kecil Menengah (UKM), Maritime Techno Park, dan kegiatan usaha lainnya.

Pelindo juga waktu rapat dengan tim kecil mengaku siap mendistribusikan gas ke Bandara Ngurah Rai.

Hanya saja, kesepakatan dan rencana pembangunan di lahan 4,8 hektare ini sampai saat ini masih belum pasti, karena Pemkot Denpasar belum memeroleh hitam di atas putih (resmi).

“Jadi yang jelas kami tidak mau hanya dengar wacana-wacana akan dapat sekian hektare, dan sebagainya. Sampai sekarang saya belum pernah melihat ada hitam di atas putihnya,” kata Suteja Kumara.

Karena itu, pihaknya bakal memegang janji yang disampaikan Pelindo III dan KSOP Benoa yang tertuang dalam kesepakatan rapat pada akhir April 2017.

Waktu rapat antara tim kecil yang terdiri dari anggota DPRD Denpasar, Pelindo III, KSOP Benoa, dan pihak Kementerian Perhubungan itu, disepakati sejumlah hal, antara lain Pemkot Denpasar ditawarkan lahan 4,8 hektare.

Kemudian juga pemanfaatan lahan seluas 5,5 hektare untuk dikerjasamakan dengan Pemkot Denpasar terkait kegiatan jasa pelabuhan.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: imam rosidin
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help