TribunBali/

BNI Lanjutkan Penyaluran Bansos PKH di Denpasar

Terdapat total 1.417 KPM di Kota Denpasar, yaitu 817 KPM di Kecamatan Denpasar Timur dan 600 KPM di Kecamatan Denpasar Selatan yang akan menerima

BNI Lanjutkan Penyaluran Bansos PKH di Denpasar
Istimewa
BNI kembali menyalurkan dana Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) yang merupakan program dari Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk tahap ke-3 di Kecamatan Denpasar Timur, Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali menyalurkan dana Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) yang merupakan program dari Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk tahap ke-3 di Kecamatan Denpasar Timur, Bali.

Bertempat di Wantilan Kelurahan Penatih, Jumat (8/9/2017), BNI bekerjasama dengan Dinas Sosial setempat menyalurkan dana Bansos tersebut secara non tunai kepada 250 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berasal dari beberapa desa di Kecamatan Denpasar Timur.

Terdapat total 1.417 KPM di Kota Denpasar, yaitu 817 KPM di Kecamatan Denpasar Timur dan 600 KPM di Kecamatan Denpasar Selatan yang akan menerima penyaluran dana Bansos PKH di tahap ke-3 ini dengan nilai total lebih dari Rp. 700 juta.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemsos RI Harry Hikmat, Direktur Jaminan Sosial keluarga Nur Pujianto, Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.

Saat ditemui awak media kemarin, Pemimpin BNI Kantor Wilayah Bali NTB & NTT Putu Bagus Kresna mengungkapkan bahwa penyaluran dana bantuan sosial PKH yang dilakukan secara non tunai tersebut sesuai dengan arahan Presiden RI dalam mendukung Program Literasi Keuangan, dimana setiap bantuan sosial dan subsidi agar diintegrasikan dalam satu kartu serta disalurkan secara non tunai dengan menggunakan sistem perbankan.

Sistem tersebut dimaksudkan untuk memudahkan kontrol, pemantauan, dan memenuhi syarat penyaluran, yaitu tepat sasaran, tepat waktu dan tepat jumlah.

Penyaluran dana bantuan sosial PKH tersebut tanpa dipungut biaya atau zero cost.

“Kepada setiap KPM kami berikan buku tabungan dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang juga sekaligus berfungsi sebagai Kartu Debit ATM,” ungkapnya.

Penyaluran Bansos melalui sistem perbankan juga dimaksudkan untuk mengedukasi masyarakat untuk menabung dan menggunakan uang seperlunya saja. BNI juga menyiapkan Agen46 (agen laku pandai) untuk memudahkan penerima Bansos dalam melakukan pencairan dana Bansos tersebut.

Pantauan di lokasi penyaluran terlihat distribusi Bansos kepada para KPM berjalan sangat lancar.

Warga KPM yang didominasi perempuan itu tampak dengan tertib mengikuti setiap petunjuk dan layanan yang diberikan oleh BNI pada proses penyaluran Bansos tersebut.

Tampak senyum mengembang terlihat di raut wajah KPM setelah mereka menerima Bansos PKH tersebut. (*)

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help