TribunBali/

Kisah Nyata Mengoyak Hati Berawal Dari Sakit Pilek ‘Buka Matamu Sebentar Saja Istriku, Jangan Pergi’

Seolah hitungan mundur kematian itu dimulai. Aku limbung dan hampir tak sadarkan diri, sekuat tenaga aku mencoba untuk tetap tegar.

Kisah Nyata Mengoyak Hati Berawal Dari Sakit Pilek ‘Buka Matamu Sebentar Saja Istriku, Jangan Pergi’
ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM -Tiba-tiba HP ku berdering, setelah menjawab salam suara diseberang telepon tampak panik “Ayah.. bunda mimisan nich.”

Hmm.. kumaklumi kepanikan istriku saat itu karena belum pernah dia mengalami mimisan seperti ini.

Memang cuaca di bulan Agustus siang itu begitu teriknya.

Aku pikir ini akibat cuaca yang terik itu.

Kemudian aku sarankan dia untuk segera ke dokter.

Beberapa hari kemudian istriku sakit pilek.

Seperti biasanya kalau sakit ia hanya minum obat warung dan jarang sekali mau periksa ke dokter.

“ oalah bunda…. ke dokter ajah kok takut,” ledekku, ku sorong pipi kenyalnya dengan ujung jari, ia merajuk bibirnya maju 2 senti, lucu melihatnya seperti itu.

Dua minggu berselang tapi pileknya belum juga hilang.

Malah katanya ada yang terasa menyumbat di saluran hidungnya, rasanya tak nyaman dan susah bernafas.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help