TribunBali/

Seribu Lebih Mahasiswa Indonesia Berkesempatan Belajar ke Australia

Ketika mereka lulus mereka akan menjadi bagian dari lebih dari 80.000 jejaring alumni Australia Global di Indonesia.

Seribu Lebih Mahasiswa Indonesia Berkesempatan Belajar ke Australia
istimewa
Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson bersama tiga alumni tersukses dalam acara penyambutan Australian Alumni Gala Dinner 2017, di Jakarta, Minggu (19/3/2017) malam. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Mahasiswa Indonesia telah memenangkan seperempat dari keseluruhan Beasiswa Australia Awards, Fellowships dan kursus singkat untuk belajar di Australia tahun depan.

Sebanyak 1.112 kandidat Indonesia yang paling menjanjikan akan mulai belajar di Australia tahun depan setelah mengikuti proses seleksi yang sangat ketat.

Ketika mereka lulus mereka akan menjadi bagian dari lebih dari 80.000 jejaring alumni Australia Global di Indonesia.

Sebanyak 300 beasiswa Australia Awards yang diterima oleh mahasiwa Indonesia akan memungkinkan 255 mahasiswa untuk meraih gelar master dan 45 lainnya mendapatkan gelar doktor.

Sebagai tambahan, 212 mahasiswa Indonesia yang terpilih sebagai Australia Awards Fellows untuk pelatihan jangka pendek dan pengembangan professional di Australia; sementara 600 orang mendapat kesempatan untuk mengikuti kursus singkat di universitas dan institusi lain di Australia.

Duta Besar Australia untuk Indonesia, Paul Grigson mengatakan, Australia Awards menyediakan peluang bagi pemimpin masa depan Indonesia untuk belajar, melakukan riset dan pengembangan profesional

“Pada putaran Beasiswa, Fellowships dan kursus singkat ini akan memperkuat keterampilan dan kualifikasi lebih dari 1000 generasi pemimpin politik dan ekonomi masa depan Indonesia, orang-orang berpengaruh dan akademisi,” kata Dubes Grigson, seperti dikutip dalam rilis yang diterima Tribun Bali, Senin (11/9/2017).

“Australia sangat bangga dengan para alumnus (atau dikenal sebagai #OzAlum) yang memberi sumbangsih nyata untuk organisasi mereka dan masyarakat di seluruh Indonesia dan di luar negeri,” kata Duta Besar Grigson.

Pengumuman beasiswa ini disampaikan saat pendaftaran pelajar Indonesia di lembaga pendidikan Australia – dari universitas hingga pelatihan vokasional – mencapai 20,000 setahun.

Sebanyak 35 dari 43 universitas di Australia telah mendapat tempat di Times Higher Education World University Rankings tahun 2018.

Para lulusan akan mendapat pengakuan kualifikasi internasional dari lembaga-lembaga kelas dunia ini.

Australian Award Fellowships akan memberi para profesional akses pada pelatihan di semua disiplin ilmu dan lapangan, seperti penegakan hukum dan keamanan maritim; kepemimpinan perempuan dan pemberdayaan ekonomi; pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah. (*)

Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help