TribunBali/

Ayu dan Putri Ditangkap Anggota Polda, Cewek 19 Tahunan Ini Jadi Muncikari Siswi SMA

Modusnya, foto korban dikirim melalui jejaring medsos ke hidung belang yang memesannya

Ayu dan Putri Ditangkap Anggota Polda, Cewek 19 Tahunan Ini Jadi Muncikari Siswi SMA
instagram
Ilustrasi: Prostitusi online 

TRIBUN-BALI.COM, SURABAYA - Ayu Sriwulan (19) warga Kapas Madya Baru, Surabaya dan Putri Febria Anita (23) warga Jojoran Surabaya sudah menjalani praktik prostitusi online melalui media sosisal (medsos) selama tiga bulan.

Mereka memperdagangkan orang (trafficking) korban yang masih di bawah umur dengan tarif Rp 1 juta hingga 1,6 juta kepada hidung belang yang memesannya.

Tersangka Ayu kepada wartawan mengaku di Mapolda Jatim mengaku, dirinya menawarkan korban melalui Line dan WhatsApp.

Dua mucikari yang mengendalikan prostitusi online di amankan di Mapolda Jatim. Mereka ditangkap ketika memperdagangkan para korban yang masih di bawah umur di hotel di Surabaya.
Dua mucikari yang mengendalikan prostitusi online di amankan di Mapolda Jatim. Mereka ditangkap ketika memperdagangkan para korban yang masih di bawah umur di hotel di Surabaya. (Surya/Fatkhul Alamy)

Modusnya, foto korban dikirim melalui jejaring medsos ke hidung belang yang memesannya.

"Uang tarif diberikan dari tamu ke mereka (korban), selanjutnya uang tarif disetor ke saya. Biasanya kencan di hotel yang sudah disepakati," aku Ayu, Rabu (13/9/2017).

Sementara ada tiga korban yang diakui dua tersangka mucikari yang diperdagangkan.

Tiga korban itu, yakni EL (17), EF (14), dan SI (16) semuanya dari Surabaya.

Tersangka Ayu mengaku, korban berstatus masih sekolah.

Korban diakui menawarkan diri ke tersangka Ayu supaya dicarikan pekerjaan.

"Saya tidak menawarkan kok, tapi mereka (korban) yang mau," dalih Ayu.

Halaman
12
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help