TribunBali/
Home »

Bali

Iptu Sudarta Akui Bawa Sampo Isi Sabu untuk Tahanan di Rutan Polda Bali

Sudarta menjadi terdakwa dalam kasus penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu rutan Polda Bali

Iptu Sudarta Akui Bawa Sampo Isi Sabu untuk Tahanan di Rutan Polda Bali
Tribun Bali/Putu Candra
Lima saksi polisi saat mengucap sumpah sebelum memberikan keterangan di persidangan, Selasa (12/9/2017) di PN Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Perwira Polda Bali, Iptu I Wayan Sudarta (55) mengakui, dirinya mengantarkan peralatan mandi berupa sampo botolan yang di dalamnya berisi sabu untuk tahanan di rumah tahanan (rutan) Polda Bali, bernama Ahmadi Grabriel.

Hal itu disampaikan Sudarta saat ditanya majelis hakim pimpinan Angeliky Handajani Day usai menanggapi keterangan para saksi dalam persidangan, Selasa (12/9) di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Sudarta menjadi terdakwa dalam kasus penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu rutan Polda Bali

"Ada lagi yang saudara bantah dari keterangan saksi. Tapi benar saudara yang membawa barang ini (sampo botolan) untuk Ahmadi Gabriel (tahanan)," tanya Hakim Ketua Angeliky. "Siap. Benar Yang Mulai," jawab Sudarta.

"Berarti saudara tidak membantah keterangan saksi yang mengatakan, saudara yang membawa barang ini," lanjut Hakim Ketua Angeliky sembari menunjuk barang bukti sampo botolan yang telah dibongkar.

"Siap," jawab kembali Sudarta.

Dalam persidangan, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang di koordinir Jaksa Eddy Arta Wijaya menghadirkan lima saksi yang semuanya merupakan petugas jaga Rutan Polda Bali.

Kelima saksi yaitu Kasubdit PAM Tahti AKBP I Wayan Tukar, PGS kanit I Jaga Tahanan AKP I Made Puja Astawa, serta petugas jaga lainnya yaitu Bripka IB Gede Cahyadi, Putu Gede Abdi Cahyadi serta I Ketut Wija.

Saksi Kanit I Jaga Tahanan Puja Astawa menerangkan seusia SOP, barang bawaan untuk tahanan harus diperiksa.

Dirinya memerintahkan petugas jaga memeriksa peralatan mandi yang dititipkan.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help