TribunBali/
Home »

Bali

Kisah Pilu Pengendara Harley Tewas Tabrakan di Gatsu Timur, Betox Kaget Dengar Kamar Mayat

Kakak ipar Aan, Komang Arya yang akrab disapa Betox, menyarankan Edi agar tidak naik motor pulang ke Denpasar karena dia punya perasaan tidak enak.

Kisah Pilu Pengendara Harley Tewas Tabrakan di Gatsu Timur, Betox Kaget Dengar Kamar Mayat
Tribun Bali/Prima/Dwi S/ Istimewa
Kronologi I Nyoman Edi Pramana Wijaya tewas dalam kecelakaan maut di Gatsu Timur 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kecelakaan maut yang merenggut nyawa I Nyoman Edi Pramana Wijaya (25), warga Jalan Singosari Gang Paksi No 2 Denpasar, Bali, menyimpan duka yang mendalam bagi keluarga dan teman-teman sekomunitasnya.

Edi yang tergabung dalam komunitas Hurley Cooper meninggal dunia setelah motor Harley yang dikendarainya terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil sedan Corola DX di Jalan Raya Gatot Subroto (Gatsu) Timur, Selasa (12/9/2017) sekitar pukul 01.30 Wita.

Baca: Kenangan Terakhir Nyoman Edi Sebelum Tewas, Tude Tak Sangka Bertemu Adiknya di Jalan

Baca: 16 Fakta Menyedihkan Kepergian Nyoman Edi, Tewas Dalam Kecelakaan Maut saat Naik Harley

Sebelum kejadian maut yang merenggut nyawanya, Edi sudah dilarang naik motor gede (moge) miliknya sepulang dari menghadiri upacara metatah (potong gigi) temannya yang bernama Aan di Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Senin (11/9/2017).

Hal ini karena kondisinya yang kurang fit akibat pengaruh alkohol.

Edi datang ke rumah Aan mengendarai Harley bersama dua rekannya yang masing-masing mengendarai mobil Jeep Rubicon dan Volkswagen (VW).

Di sana mereka sempat minum-minum.

Jelang tengah malam, Edi dan dua temannya berpamitan untuk kembali pulang ke Denpasar.

Kakak ipar Aan, Komang Arya yang akrab disapa Betox, menyarankan Edi agar tidak naik motor pulang ke Denpasar karena dia punya perasaan tidak enak.

Halaman
1234
Penulis: i komang agus aryanta
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help