TribunBali/

Novi dan Mahasiswa Universitas di Denpasar Ini Ditangkap Polisi, Tak Disangka Keduanya Lakukan Ini

Novi ditangkap di Jalan Gatot Subroto Tengah, Denpasar Barat. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan ini

Novi dan Mahasiswa Universitas di Denpasar Ini Ditangkap Polisi, Tak Disangka Keduanya Lakukan Ini
Tribun Lampung
ILUSTRASI 

Dari hasil interograsi, pelaku mengaku membeli sabu seharga Rp 400 ribu dari seorang bernama Ketut yang berada di Lapas Kerobokan. 

Sedangkan, tersangka Resa yang merupakan pengedar sabu juga ditangkap polisi di Jalan Nakula II, Kuta, Badung, yang ditemukan dua paket sabu saat penangkapan.

Resa mengaku, mendapat sabu dari seorang bernama ER yang dibeli seharga Rp 1,6 juta yang baru dibayar Rp 1 juta dan sisanya masih ngebon.

Polisi juga menangkap Pujianto di Jalan Nusantara Tuban, Kuta, Badung, dengan barang bukti satu paket sabu.

Pujianto mendapat sabu dari seorang bernama Ajik yang berada di Lapas Kerobokan dibeli seharga Rp 1,3 juta melalui transfer BCA. 

Arsi juga ditangkap di Jalan Imam Bonjol Regency, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, ditemukan 11 paket sabu dengan berat bersih 2,04 gram.

Tidak hanya itu, Arsi diketahui juga sebagai residivis kasus narkoba tahun 2014. 

Arsi mengaku, mendapat sabu dari seseorang bernama BK yang berada di Lapas Kerobokan yang dibeli seharga Rp 1,4 juta per gram dengan cara ditransfer melalui Bank.

Ia juga memecah sabu tersebut di rumahnya menjadi beberapa paket kecil.

Arsi menerangkan dari sabu satu gram tersebut mendapatkan keuntungan Rp 600 ribu.

Halaman
123
Penulis: Fauzan Al Jundi
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help