TribunBali/
Home »

Bali

Oknum Polisi Selundupkan Narkoba ke Rutan Polda Bali, Sudarta Akui Bawa Barang untuk Tahanan

Perwira Polda Bali, Iptu I Wayan Sudarta (55) mengakui, jika dirinya mengantarkan peralatan mandi berupa sampo botolan yang diduga

Oknum Polisi Selundupkan Narkoba ke Rutan Polda Bali, Sudarta Akui Bawa Barang untuk Tahanan
Tribun Bali/Putu Candra
Lima saksi polisi saat mengucap sumpah sebelum memberikan keterangan di persidangan, Selasa (12/9). Kelimanya bersaksi untuk terdakwa Iptu I Wayan Sudarta. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Perwira Polda Bali, Iptu I Wayan Sudarta (55) mengakui, jika dirinya mengantarkan peralatan mandi berupa sampo botolan yang diduga di dalamnya berisi narkoba untuk seorang tahanan di rumah tahanan (rutan) Polda Bali, bernama Ahmadi Grabriel.

Hal itu disampaikan Sudarta saat ditanya oleh majelis hakim pimpinan Angeliky Handajani Day usai dirinya menanggapi keterangan para saksi dalam persidangan, Selasa (12/9) di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Sudarta sendiri menjadi terdakwa dalam kasus penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu rutan Polda Bali.

"Ada lagi yang saudara bantah dari keterangan saksi. Tapi benar saudara yang membawa barang ini (sampo botolan) untuk Ahmadi Gabriel (tahanan)," tanya Hakim Ketua Angeliky. "Siap. Benar Yang Mulia," jawab Sudarta.

"Berarti saudara tidak membantah keterangan saksi yang mengatakan, saudara yang membawa barang ini," lanjut Hakim Ketua Angeliky sembari menunjuk barang bukti sampo botolan yang telah dibongkar. "Siap," jawab kembali Sudarta.

Dalam persidangan, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang di koordinir oleh Jaksa Eddy Arta Wijaya menghadirkan lima saksi yang semuanya merupakan petugas jaga Rutan Polda Bali.

Kelima saksi yaitu Kasubdit PAM Tahti AKBP I Wayan Tukar, PGS kanit I Jaga Tahanan AKP I Made Puja Astawa, serta petugas jaga lainnya yaitu Bripka IB Gede Cahyadi, Putu Gede Abdi Cahyadi serta I Ketut Wija.

Saksi AKBP Wayan Tukar yang diperiksa pertama mengatakan pada 15 Pebruari malam, dirinya mendapat telpon dari petugas jaga tahanan yang melaporkan temuan barang mencurigakan yang dibawa pembesuk tahanan yang merupakan perwira Polda Bali.

Setelah datang, ia mendapatkan barang bawaan pembesuk yaitu sampo yang sudah dalam kondisi terpotong dan didalamnya ditemukan plastik klip yang dibalut plester bening.

"Setelah telpon pimpinan, saya diperintahkan mengamankan barang tersebut di tempat senjata," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: ady sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help