TribunBali/
Home »

Video

Miris, VIDEO Bocah Teler Jadi Tontonan Warga, Kelakuannya Aneh, Disebut Efek 'PCC'

Video berdurasi 30 menit itu diunggah oleh akun Fadlyazis Kdi yang menyatakan pada rekaman video disebutkan terjadi di Kendari.

Miris, VIDEO Bocah Teler Jadi Tontonan Warga, Kelakuannya Aneh, Disebut Efek 'PCC'
Facebook Fadlyazis Kdi
Bocah Diduga Kena Flaka 

TRIBUN-BALI.COM - Video seorang bocah teler berat diduga mengonsumi narkotika beredar viral di media sosial.

Sejak diunggah Kamis (14/9/2017) dini hari sekitar pukul 00.30, video itu sudah dibagikan ulang sebanyak 223.866 Kali pada pukul 11.55 WIB.

Baca: HEBOH Narkoba Mirip Flakka ‘Racuni’ Anak SD, Sudah Dikhawatirkan Masuk Bali, Efeknya Mirip Zombie

Baca: Waspada! 1 Anak Korban Obat PCC yang Dibagikan Gratis Meninggal, Sisanya Masuk RSJ

Baca: BAHAYA! Usai Minum Campuran 3 Obat Ini, Remaja 16 Tahun Dibawa ke RSJ

Rekaman video itu juga disaksikan sebanyak 7.521.940 tayangan dengan ribuan komentar.

 
Video berdurasi 30 menit itu diunggah oleh akun Fadlyazis Kdi yang menyatakan pada rekaman video disebutkan terjadi di Kendari.

Pada rekamannya dia meminta pemerintah setempat agar serius menangani peredaran narkotika agar generasi bangsa tak terkena dampak buruk obat-obatan terlarang.

"Disampaikan kepada Teman2, Saudara, Sahabat untuk melakukan pengawasan Ekstra terhadap putra putrinya, sejak semalam sampai saat ini RSJ Kota Kendari kedatangan hingga sampai 50 pasien, di antaranya ada anak dan remaja dengan gejala yg sama, Mereka Tidak Sadarkan Diri dan Berhalusinasi, Info yg didapat dari pasien mereka telah meminum obat yg disebut PCC (Mumbul) dan ada juga yang disebut Flakka Jenis Narkotika terbaru, dan obat tersebut didapatkan secara gratis oleh oknum yg mereka tidak kenal, Untuk diketahui Sudah ada Korban Meninggal dunia yang merupakan siswa kelas 6 Sekolah Dasar (SD) di Kota kendari.
Untuk meminimalisir jatuhnya korban diharapkan kerjasama dari para orang tua untuk melakukan pengawasan terhadad Putra Putri nya, Terima Kasih. Sumber video : Andi Muslimin"

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help