TribunBali/
Home »

Bali

Dua Faktor Rawan yang Kerap Terjadi di Pulau Bali Picu Aktivitas Vulkanik Gunung Agung

Pulau Bali yang diapit oleh dua sumber gempa bumi dari Selatan yakni Subduksi Lempeng Indo-Australia dan dari Utara adalah Sesar naik dasar laut

Dua Faktor Rawan yang Kerap Terjadi di Pulau Bali Picu Aktivitas Vulkanik Gunung Agung
www.gunungbagging.com
Gunung Agung 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kondisi Pulau Bali yang rawan terjadi gempa tektonik memungkinkan terjadinya peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Agung yang saat ini berstatus Waspada.

Pulau Bali yang diapit oleh dua sumber gempa bumi dari Selatan yakni Subduksi Lempeng Indo-Australia dan dari Utara adalah Sesar naik dasar laut.

Keduanya berpotensi memicu gempa bumi yang bisa menimbulkan kerusakan dipermukaan.

"Kalau aktivitas dari sumber tektonik kemungkinan bisa mempengaruhi, bisa memicu aktivitas vulkanologi, karena Bali berdekatan dengan lempeng," kata Operator PGR3 Balai BMKG Wilayah III Denpasar, Yoga kepada Tribun Bali, Minggu (17/9/2017).

Grafis
Grafis (Tribun Bali)

Menurut Yogi, dengan kondisi Bali yang rawan dengan gempa tektonik namun hal tersebut jarang berdampak pada aktivitas vulkanik Gunung Agung meski tidak menutup kemungkinan hal tersebut bisa saja terjadi.

"Untuk saat ini yang terjadi di Gunung Agung itu jarang terjadi akibat gempa tektonik," tandasnya.

Gempa yang disebabkan oleh proses tektonik akibat pergeseran kulit atau lempeng bumi dan aktivitas sesar di permukaan bumi kemungkinan bisa memicu pergerakan lainnya seperti aktivitas vulkanik.

"Dari wilayah yang aktivitas gempa buminya memang rawan dan bisa memicu aktivitas vulkanik, kalau ada gempa otomatis bisa mempengaruhi dapur magmanya," pungkasnya. (*)

Penulis: Fauzan Al Jundi
Editor: ady sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help