TribunBali/
Home »

Bali

Warga di Kaki Gunung Agung Ngaku Sempat Rasakan Gempa

Artaya mengakui beberapa hari lalu di kawasan tempat tinggalnya terjadi gempa, dirinya tinggal sekitar 10 Km dari kaki Gunung Agung

Warga di Kaki Gunung Agung Ngaku Sempat Rasakan Gempa
Tribun Bali/Rizal Fanany
Seorang warga yang tinggal di kaki Gunung Agung, Made Artaya, Minggu (17/9/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Made Artaya terlihat bergotong royong bersama warga sekitar Desa Pitpit Dauh Margi, Karangasem, Minggu (17/9/2017).

Gotong royong tersebut dilakukan untuk membuka jalan setapak agar bisa dilalui sepeda motor.

Dia dan warga di kawasan tersebut memang selalu menjunjung tinggi rasa kebersamaan.

Baca: Fakta Mengerikan Saat Gunung Agung Meletus Tahun 1963, Ribuan Orang Tewas

Setiap musim panen pun warga sekitar ikut begotong royong untuk membantu.

Kondisi Gunung Agung saat diabadikan, Minggu (17/9/2017).
Kondisi Gunung Agung saat diabadikan, Minggu (17/9/2017). (Tribun Bali/Rizal Fanany)

Kali ini Artaya datang lebih awal untuk membuka jalan menuju rumah salah satu warga.

Tak ada biaya dari pemerintah, semua dilakukan bersama-sama warga sekitar.

Baca: Beredar Informasi Status Gunung Agung Dinaikkan, Ini Penjelasan Lengkap Kepala Pos Pantau!

Disinggung tentang aktivitas Gunung Agung yang berstatus waspada, Artaya mengaku tak terlalu khawatir.

Dia mengakui beberapa hari lalu di kawasan tempat tinggalnya terjadi gempa.

Halaman
123
Penulis: Rizal Fanany
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help