TribunBali/

Tip Sehat untuk Anda

Awas! Sembarangan Pakai Sex Toy Bisa Terkena Penyakit Menular Ini

Bagi beberapa lajang maupun yang sudah berpasangan, menggunakan sex toys dalam aktivitas seks dapat menambah kepuasan tersendiri di ranjang.

Awas! Sembarangan Pakai Sex Toy Bisa Terkena Penyakit Menular Ini
Kompas.com
Ilustrasi sex toys(JackF) 

TRIBUN-BALI.COM - Anda masih bisa terkena penyakit menular seksual meski tidak melakukan hubungan seks.

Sebab ada beberapa hal yang bisa menjadi alat penyebaran penyakit seksual yang mungkin selama ini tak pernah terpikirkan oleh Anda. Salah satunya adalah lewat pemakaian sex toys.

Bagi beberapa lajang maupun yang sudah berpasangan, menggunakan sex toys dalam aktivitas seks dapat menambah kepuasan tersendiri di ranjang.

Tapi awas, pemakaian mainan seks yang tidak higienis, sembarangan, atau malah dipakai bergantian bisa menularkan penyakit seks menular.

Penularan penyakit seksual adalah salah satu risiko pemakaian sex toy. Namun ini harus lebih diperjelas. Bukan sex toysnya yang membuat Anda berisiko terkena, tapi sex toy dapat menjadi media penyebaran penyakit dari cairan penis atau vagina yang terinfeksi dan masih menempel di mainan tersebut.

Sebuah penelitian dari jurnal Sexually Transmitted Infections melakukan penelitian yang berfokus pada wanita antara 18 hingga 29 tahun. Wanita yang diteliti adalah para wanita yang pernah melakukan hubungan seksual. Para peneliti memberi tiap satu orang sebuah produk pembersih, satu buah vibrator yang terbuat dari elastomer termoplastika, dan vibrator yang terbuat dari silikon lembut.

Para peserta wanita tersebut diminta untuk menggunakan vibrator tersebut untuk masturbasi dan diteliti selama 24 jam kemudian. Hasilnya ditemukan kalau 75% dari jumlah wanita tersebut mengidap HPV (human paviloma virus). Lalu pada 9 vibrator milik wanita yang positif mengidap HPV, ditemukan tanda-tanda adanya virus.

Peningkatan risiko penyebaran penyakit ini menjadi tinggi ketika mainan seks dipakai orang lain tanpa dicuci bersih dulu dari bekas aktivitas sebelumnya. Hasilnya berbeda ketika sex toy dibersihkan dan disterilkan setiap habis pakai. Nyatanya, ketika sudah dibersihkan, risiko mengendapnya virus pada vibrator menurun menjadi 56 persen.

Selain itu, para peneliti pun juga menemukan bahwa vibrator berbahan silikon memiliki tingkat deteksi virus yang lebih rendah. Nah, bayangkan bila vibrator yang tidak dibersihkan ini dipakai secara bergantian. Tentu virus yang melekat pada vibrator akan menular ke para pemakai.

Beberapa penyakit menular seksual yang menjadi risiko sex toy

Halaman
123
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help