TribunBali/
Home »

Bali

Usir Bosan Anak-anak di Pengungsian Danau Tempe, PMI Temani Belajar Menulis

Di sisi lain, berbagai pihak berupaya supaya secercah senyum merekah di tengah kepiluan warga pengungsi.

Usir Bosan Anak-anak di Pengungsian Danau Tempe, PMI Temani Belajar Menulis
Tribun Bali/ I Made Ardhiangga Ismaya
Kadek nova (9) sedang belajar menulis di Posko Pengungsian Jalan Danau Tempe 1, Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Status Awas Gunung Agung masih membuat kecemasan banyak pihak, apalagi informasi hoax yang menyesatkan sering kali muncul di sosial media.

Meski begitu, masyarakat diminta tidak terburu-buru berkesimpulan dan tetap beracuan pada pihak PVMBG yang kini sedang bekerja ekstra untuk pantauan gunung tertinggi di Bali itu.

Di sisi lain, berbagai pihak berupaya supaya secercah senyum merekah di tengah kepiluan warga pengungsi.

Pantauan Tribun Bali, anggota Palang Merah Indonesia (PMI) berusaha mengusir kebosanan anak-anak di posko pengusian warga di Jalan Danau Tempe 1 Denpasar Bali.

Tiga anggota PMI nampak telaten menemani anak-anak untuk belajar menulis.

Mereka cukup senang sembari duduk melihat kertas dan menggoreskan pena di kertas putih berlaskan karpet.

Salah seorang anak-anak yang sedang belajar, Kadek Nova mengaku sedang belajar menulis.

Ia menyalin tulisan yang ada di kertas yang diberikan anggota PMI ke kertas yang juga disediakan.

Satu per satu huruf ia susun untuk mengusir sepi karena jenuh di posko pengungsi.

"Belajar nulis. Nulis ini," ucapnya kepada Tribun Bali, Senin (25/9/2017).

Kadek Nova (9), merupakan siswa kelas 2 SD dari Desa Ban Kecamatan Kubu Karangasem sejak sekitar lima hari lalu ia sudah mengungsi dari Kubu ke Jalan Sekuta Denpasar.

Dan sejak dua hari lalu ia dan sekitar 300an warga baik anak-anak hingga orang dewasa mengungsiblagi ke Jalan Danau Tempe Denpasar.

Dalam belajar menulis, anak-anak cukup antusias dan seriua mengerjakan salinan tulisan.

Sementara itu, ada pun warga yakni ibu-ibu yang memasak dan warga lainnya mengobrol di posko pengungsian. Di sisi lain, bantuan hilir mudik datang.

Baik warga lokal, bahkan turis asing yang sementara tinggal di Bali pun bahu membahu meringankan beban saudara warga Bali asal Karangasem ini.(*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: imam rosidin
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help