TribunBali/

Kekuatan Merata Persaingan Tour de Banyuwangi Ijen Kian Sengit

Persaingan International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI), 27-30 September, tahun ini akan berlangsung sengit. 

Kekuatan Merata Persaingan Tour de Banyuwangi Ijen Kian Sengit
surya
Jai Crawford saat memenangkan ITdBI 2016 

TRIBUN-BALI.COM - Persaingan International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI), 27-30 September, tahun ini akan berlangsung sengit. 

Chairman Tour de Banyuwangi Ijen Guntur Priambodo, mengatakan, ‎kekuatan peserta tahun ini merata.
Seperti tim balap sepeda asal Jepang, Kinan Cycling Team, yang menghuni level Continental, kasta kedua balap sepeda dunia, bakal turun di bumi Blambangan dengan line up pembalap yang bakal membuat nyali para pesaing menciut.

Ada tiga pembalap yang semuanya berpotensi meraih gelar juara individual alias general classification. Pertama, juara bertahan International Tour de Banyuwangi Ijen Jai Crawford.

Crawford tahun lalu secara mengejutkan menjadi jawara setelah para commissaire mendiskualifikasi Peter Pouly di etape keempat.

Gelar juara pembalap asal Prancis tersebut dicabut setelah sepeda yang dia gunakan lebih ringan dari ambang batas berat minimal. Para juri membuat keputusan mengejutkan tersebut setelah Crawford dan timnya melayangkan protes. 

Crawford tentu tak hanya ingin mempertahankan gelarnya. Tapi juga menunjukkan bahwa dia adalah pembalap yang bisa meraih gelar langsung dari arena balapan. Bukan karena protes kepada commissaire alias para juri.
Kepercayaan diri pembalap 34 tahun itu semakin kuat lantaran dia datang ke Banyuwangi dengan status sebagai penguasa Le Tour de Filipinas yang digelar pada Februari lalu.

Di ajang balapan yang digelar di Filipina itu, Crawford hampir saja mengawinkan juara individual dengan gelar Raja Tanjakan jika saja koleksi poinnya tak kalah dari Mario Vogt yang memimpin perolehan angka dengan selisih 5 poin.

Crawford juga sudah melakukan “pemanasan” dengan mengikuti Tour de Moluccas pada 19-22 September lalu. Meski ajang balapan yang digelar di Maluku itu masih lebih berat International Tour de Banyuwangi Ijen, fokus Crawford untuk mempertahankan gelar tak bisa disepelekan.

“Juara bertahan pasti jadi kandidat kuat. Kemampuan dia di tanjakan bagus. Begitu juga di rute flat,” kata Guntur, Selasa (26/9).

Nama besar lain dari Kinan selain Crawford adalah Thomas Lebas. Situs statistik balap sepeda dunia, Pro Cycling Stats, mencatat spesialisasi utama Lebas adalah pada perebutan juara individual alias general classification. Hal itu terbukti dari rentetan gelar yang pernah dia raih.

Halaman
123
Editor: imam rosidin
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help