TribunBali/

Berita Banyuwangi

Pembalap Italia Menjadi yang Tercepat di Etape Pertama ITdBI 2017

Pada etape pertama ITdBI 2017, Rebellin menempuh rute sepanjang 137.7 kilometer itu dengan catatan waktu, 3 jam 20 menit dan 18 detik.

Pembalap Italia Menjadi yang Tercepat di Etape Pertama ITdBI 2017
Istimewa
Pembalap Italia, Davide Rebellin, menjuarai etape pertama International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2017 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Pembalap asal Italia, Davide Rebellin, menjuarai etape pertama International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2017, Rabu (27/9/2017).

Pembalap yang bergabung di tim Kuwait-Cartucho itu unggul atas Drew Morey asal Terengganu Cycling Team yang berada di peringkat kedua, dan Marcus Culey ST George Continental Cycling Team di peringkat ketiga.

Pada etape pertama ITdBI 2017, Rebellin menempuh rute sepanjang 137.7 kilometer itu dengan catatan waktu, 3 jam 20 menit dan 18 detik.

Pembalap berusia 46 tahun itu unggul, 1 menit dan 35 detik atas Drew Morey yang berada di peringkat kedua.

Sedangkan Culey Marcus  di peringkat ketiga dengan selisih 1 menit 39 atas Rebellin.Pembalap yang akrab disapa Tintin ini merupakan pembalap berpengalaman.

Ia pernah berpartisipasi di Giro d'Italia bersama Team Polti pada tahun 1996 silam. Rebellin pernah menjuarai La Fleche Wallonne tiga edisi pada 2004, 2007 dan 2009.

Kemudian Giro dell'Emilia pada tahun 2006 dan 2014.

Etape pertama ITdBI 2017 menjadi favorit para sprinter.

Minimnya tanjakan membuat para pembalap berlomba untuk mendapatkan poin sebanyak-banyaknya ketika melewati garis sprint. 

Chairman ITDBI, Guntur Priambodo mengatakan, lintasan di etape pertama tidak terlalu berat tapi juga tidak ringan dengan dominasi rute flat.  

“Di etape pertama ini rute yang dilalui tidak terlalu sulit, hanya ada satu tanjakan yang lumayan menantang di daerah Pakel Kecamatan Licin. Selebihnya semua rute mudah untuk dilalui,” kata Guntur.

Dimulai dari Pasar Bajulmati, Wongsorejo, pembalap menyusuri pinggir pantai melewati PantaGrand Watudodol, Pelabuhan Ketapang lalu belok menuju jalan lingkar hingga tembus di Patung Kuda.

Pembalap terus memancal sepeda menuju arah selatan Banyuwangi menuju Kecamatan Blimbingsari hingga tembus Gladag, Singojuruh, Rogojampi, Labanasem, Pakel, Licin, Glagah. Lalu turun  menuju titik finish Kantor Bupati Banyuwangi.

“Di etape ini para pembalap menyusuri lintasan yang menarik mulai menyusuri jalan di pinggir pantai, melewati perkotaan, daerah persawahan, hingga memasuki alam perkebunan yang sejuk. Di perbukitan Pakel Kecamatan Licin pembalap akan disuguhkan pemandangan indah Banyuwangi dari ketinggian, akan terlihat sawah dan laut pembalap pasti akan terkesan,” ujar Guntur.(haorrahman)

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help