TribunBali/
Home »

Bali

Gunung Agung Terkini

Pengungsi di Luar Zona Bahaya Gunung Agung Diimbau Kembali ke Rumah

Adanya kepanikan atau ketakutan, membuat warga yang daerahnya tidak masuk pemetaan rekomendasi bahaya juga ikut mengungsi

Pengungsi di Luar Zona Bahaya Gunung Agung Diimbau Kembali ke Rumah
Tribun Bali / I Nyoman Mahayasa
Suasana di Pos pengungsian GOR Swecapura, Gelgel, Klungkung, Kamis (21/9/2017) 

TRIBUNBALI.COM, AMLAPURA - Membludaknya jumlah pengungsi menjadi kendala tersendiri dalam hal penanganan soal pengungsian.

Warga desa yang wilayahnya masuk Kawasan Rawan Bencana (KRB) III dan KRB II atau berada di radius 6 km hingga 9 km dari puncak Gunung Agung, PVMBG merekomendasikan agar warga tidak melakukan aktifitas dan berada di zona aman.

Baca: TERKINI: Retakan Kawah Gunung Agung Kian Meluas, Indikasi Terjadi Gempa Tremor

Adanya kepanikan atau ketakutan, membuat warga yang daerahnya tidak masuk pemetaan rekomendasi bahaya juga ikut mengungsi.

Kabid Mitigasi Gunungapi, Pusat Vulkanologi dan Mititasi Bencana Geologi Kemeterian ESDM, I Gede Suantika menyatakan, pasca Gunung Agung ditetapkan ke level IV awas, radius yang tidak aman atau wilayah berbahaya masih di radius 9 km, dan 12 km wilayah sektoral, meliputi utara, selatan, barat daya dan tenggara.

Namun zona sektoral ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan aktifitas Gunung Agung.

Warga yang kawasan tidak direkomendasi masuk wilayah berbahaya diimbau kembali ke rumah masing-masing.

"Yang KRB I sudah kami batasi, tidak semua terdampak. kemudian di radius 12 km, kalau ada kampung yang tidak masuk dalam rekomendasi bahaya kami. mereka harus kembali. Ya mungkin karena takut dan panik," jelasnya saat ditemui di Pos Pengamatan Gunungapi, Desa Rendang, Jumat (29/9/2017)

Dirinci, untuk KRB III berpotensi tinggi terlanda awan panas, aliran lava, guguran lava dan gas berbahaya.

Pula, terkena jatuhan batu pijar berukuran lebih dari 64 milimeter.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help