TribunBali/

Tip Sehat untuk Anda

Ini Alasan Kenapa Wanita Wajib Buang Air Kecil Setelah Bercinta?

Para ahli sepakat bahwa buang air kecil setelah seks bisa membantu mencegah infeksi saluran kencing. Namun, apa kaitan antara seks dan infeksi saluran

Ini Alasan Kenapa Wanita Wajib Buang Air Kecil Setelah Bercinta?
GRID.ID
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM - Kebanyakan wanita lebih suka bermesraan dengan pasangannya sehabis bercinta. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa ada satu kebiasaan penting yang sebaiknya dilakukan para wanita setelah berhubungan seks?

Ya, para wanita sebaiknya buang air kecil setelah melakukan aktivitas itu.

Para ahli sepakat bahwa buang air kecil setelah seks bisa membantu mencegah infeksi saluran kencing. Namun, apa kaitan antara seks dan infeksi saluran kencing?

Infeksi saluran kencing muncul ketika ada infeksi yang disebabkan oleh bakteri pada organ saluran kencing. Organ-organ tersebut antara lain adalah kandung kemih, uretra, dan ginjal. Namun, yang paling sering terserang infeksi saluran kencing adalah kandung kemih dan uretra.

Beberapa gejala yang muncul jika Anda mengidap infeksi saluran kencing adalah rasa perih seperti terbakar ketika buang air kecil, anyang-anyangan (ingin buang air kecil terus tapi tidak keluar atau hanya keluar sedikit sekali), nyeri di punggung bawah atau perut bawah, dan kencing berdarah.   

Infeksi saluran kencing disebabkan oleh bakteri dari luar tubuh manusia.

Bakteri bisa masuk ke dalam tubuh manusia, khususnya saluran kencing, lewat seks.

Ini karena saat berhubungan seks, area vagina atau anus akan terpapar berbagai macam bakteri. Bakteri pun akan menjalar menuju uretra dan menyebabkan infeksi.

Bakteri-bakteri tersebut sumbernya bisa dari macam-macam hal. Misalnya jari dan tangan (ketika vagina dirangsang dengan jari), kondom, penis, sex toy, atau objek-objek lainnya.

Dengan buang air kecil, seseorang bisa mendorong bakteri-bakteri tersebut keluar dari saluran kencing. Maka, penting bagi wanita untuk buang air kecil sebelum berbagai jenis bakteri masuk ke uretra atau kandung kemih. 

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help