TribunBali/
Home »

Bali

Aliansi Mahasiswa Papua Demo Konjen AS, Aksi Damai Sempat Memanas

Aliansi Mahasiswa Papua menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Konsulat Jenderal Amerika Serikat (Konjen AS) di Jalan Hayam Wuruk

Aliansi Mahasiswa Papua Demo Konjen AS, Aksi Damai Sempat Memanas
Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua saat menggelar orasi di konjen AS, Jalan hayam Wuruk Denpasar, Sabtu (30/9). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Aliansi Mahasiswa Papua menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Konsulat Jenderal Amerika Serikat (Konjen AS) di Jalan Hayam Wuruk Denpasar.

Dalam aksi ini sempat memanas hingga akhirnya para mahasiswa diarahkan ke Lapangan Renon.

Dalam aksi damai itu, para pendemo menuntut tiga hal, yaitu memberikan kebebasan dan hak menentukan nasib sendiri sebagai solusi demokratis bagi rakyat Papua

Kedua, mereka berharap agar menarik militer organik dan non-organik dari seluruh tanah Papua sebagai syarat damai. 

Ketiga, mereka berharap agar PT Freeport BP, LNG Tangguh, MNC, dan yang lainnya agar ditutup, lantaran dinilai merupakan dalang kejahatan kemanusiaan di atas tanah Papua.

Suasana sempat menanas ketika para pendemo mencoba memaksa masuk ke kantor konjen Amerika Serikat

Mereka berusaha menerobos barisan polisi yang sedang berjaga disiagakan di depan kantor Konjen Amerika Serikat

Barikade polisi dan satu unit kendaraan Dalmas Polresta Denpasar yang dari awal disiagakan berusaha membubarkan demo mahasiswa. Karena sudah melebihi jangka waktu yang telah diberikan, mereka dibubarkan dengan diarahkan menuju bundaran Renon. 

Mereka dilarang berorasi di depan Kantor Konjen AS, puluhan mahasiswa ini kemudian berorasi di sisi barat bundaran Lapangan Renon, Denpasar. Membawa spanduk, dan berbagai banner, mereka berjalan kaki, sambil terus bernyanyi.

"Sempat sedikit ada tindakan tegas dari kami, karena kami sudah berikan batas waktu, tapi mereka tetap ngotot lama di sana, jadi kami terpaksa menggeser mereka," kata Kabag Ops Polresta Denpasar, Kompol Wayan Gatra, Sabtu (30/9) kemarin. 

Kabag Ops Polresta yang memimpin barikade polisi melalui alat pengeras suara sudah memberi pengumuman agar tidak melebihi batas waktu, namun mereka melanggar peraturan malah mencoba merengsek masuk. 

"Tapi saya sudah sampaikan dengan toa, saya beri waktu satu jam tapi mereka sampai satu jam setengah, saya rapatkan barisan saya geser mereka ke bundaran Renon," tegasnya. (*)

Penulis: Fauzan Al Jundi
Editor: ady sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help