TribunBali/

Berita Banyuwangi

Berlangsung Meriah, Tour de Ijen 2017 Dimenangi Pembalap Italia

Sedangkan Amir Kolahdouzhag, pemenang stage tiga kemarin, keluar sebagai peraih polkadot jersey sebagai best climber  atau raja tanjakan (KOM).

Berlangsung Meriah, Tour de Ijen 2017 Dimenangi Pembalap Italia
Istimewa
Tour de Ijen 2017 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Lomba balap sepeda Internasional Tour de Banyuwangi Ijen (ITDBI) tahun 2017 yang diikuti 19 tim dari 29 negara akhirnya usai setelah para pebalap menuntaskan balapan di etape keempat  yang berlangsung sepanjang 98,1 KM, Sabtu (30/9). Pebalap asal Iran, Arvin Moazamigadarzi  menjadi  rider tercepat pada etape pamungkas ini. Sementara Davide Rebellin, pebalap asal Italia yang tergabung dalam tim Kuwait Cartucho  menjadi tercepat dan berhak mengenakan yellow jersey. 

Sedangkan Amir Kolahdouzhag, pemenang stage tiga kemarin, keluar sebagai peraih polkadot jersey sebagai best climber  atau raja tanjakan (KOM). Peraih Green Jersey atau Raja Sprint diraih oleh Jos Koop pembalap Belanda dari tim Pishgaman Cycling Team. Sementara pebalap Indonesia terbaik diraih oleh Jamal Hibatullah dari tim KFC.

Antusias Masyarakat

Ajang ITDBI mendapat sambutan yang meriah dari masyarakat Banyuwangi. Meski digelar kali keenam, antusias masyarakat yang ingin menyaksikan event bergengsi ini tidak pernah surut. Di semua etape mulai satu sampai dengan empat, ribuan penonton antusias menyaksikan kompetisi sporttourism kebanggaan Banyuwangi ini.

Chief Commisaire ITDBI 2017 asal Thailand, Nuthapong Lohitnavy, mengatakan dirinya sangat takjub dengan banyaknya penonton yang menyambut para pebalap di sepanjang rute yang dilintasi. Para penonton tersebut memenuhi sepanjang jalan yang dilalui oleh pebalap.

“Sangat luar biasa, mereka (penonton) juga selalu memberikan applause untuk menyemangati pebalap yang lewat,” kata Nutthapong.

Kikuchi Tsunenori, Commisaire ITDBI internasional asal Jepang juga memberikan tanggapan yang senada. Dia memberikan apresiasi untuk masyarakat Banyuwangi yang menyaksikan ITDBI di sepanjang empat etape. “Penontonnya sangat semangat, jalanan penuh,” katanya.

Setiap rute yang akan dilalui para rider memang selalu ditunggu ribuan penonton. Mereka rela menunggu berjam-berjam hanya untuk menyaksikan aksi para rider melintas dihadapannya. Sejak awal etape hingga etape ke empat, masyarakat antusias menyambut “tamu agung”nya. 

Bukan hanya masyarakat, para siswa pun terlihat semangat menanti para pembalap manca negara. Sepanjang perjalanan, hampir bisa dipastikan banyak siswa menanti di kiri kanan jalan sambil meneriakkan yel yel dan menyuguhkan atraksi yang menarik. 

Partisipasi masyarakat juga terlihat saat mengamankan rute yang akan dilalui pembalap juga. Bagi mereka, masalah keamanan pembalap ini tidak hanya menjadi kewajiban pihak keamanan.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help