TribunBali/

Geram Dengan Lion Air Karena Delay Berjam-jam, Pria Ini Langsung Tinju Loketnya Hingga Rusak

Tidak seluruh pengumuman diberitahukan melalui pengeras suara. Ada pengumuman yang hanya disampaikan melalui teriakan

Geram Dengan Lion Air Karena Delay Berjam-jam, Pria Ini Langsung Tinju Loketnya Hingga Rusak
KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERA
Pesawat Lion Air terparkir di airside Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (12/5/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Para calon penumpang maskapai Lion Air di Terminal 1B Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, mengamuk pada Senin (2/10/2016) dini hari.

Mereka kesal karena keberangkatannya tertunda berjam-jam tanpa alasan yang jelas.

Salah seorang calon  penumpang Lion Air bernama Musyaffa mengatakan, pada Minggu (1/10/2017) malam, sekitar pukul 19.00 WIB, petugas di ruang tunggu mulai memberitahukan bahwa pesawat Lion Air yang menuju sejumlah kota mengalami keterlambatan.

"Pesawat ke beberapa kota, misalnya Denpasar, Padang, Medan dan Jambi, dibilangnya terlambat beberapa jam," ujar Musyaffa kepada Kompas.com, Senin pagi.

Tidak seluruh pengumuman diberitahukan melalui pengeras suara.

Ada pengumuman yang hanya disampaikan melalui teriakan petugas di ruang tunggu.

Waktu pun berlalu, emosi para  calon  penumpang semakin meningkat lantaran  tidak ada informasi lebih lanjut tentang keberangkatan pesawatnya.

Para calon penumpang menanyakan nasib mereka ke loket customer service Lion Air.

"Tapi krunya enggak ada yang bisa  menjelaskan kenapa pesawat terlambatnya bisa lama sekali," ujar Musyaffa.

Akhirnya, calon  penumpang pun  marah-marah ke kru customer service.

Bahkan, ada seorang pria yang meninju kaca loket hingga  retak.

Pria itu pun diamankan oleh petugas bandara.

Ada pula wisatawan asing yang terpaksa meminta uang kembali karena ketidakjelasan jadwal keberangkatan itu.

"Yang  paling  bikin kesal adalah  kami sama sekali tidak diberikan kompensasi. Padahal terlambat sampai lebih dari  tujuh jam," ujar  pria yang hendak ke Jambi dalam rangka penelitian itu.

Kompas.com  sudah  mencoba  mengonfirmasi  soal peristiwa itu ke humas Lion Air. Namun belum ada respons.(*)

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help