TribunBali/
Home »

Bali

Gunung Agung Terkini

Intensitas Gempa di Gunung Agung Cenderung Menurun, Ini Penjelasan PVMBG

Jika berkaca pada letusan Gunung Agung tahun 1963, Suantika mengatakan ketika itu gempa terasa selama tiga hari terakhir sebelum akhirnya meletus.

Intensitas Gempa di Gunung Agung Cenderung Menurun, Ini Penjelasan PVMBG
Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara
Wajah Gunung Agung terlihat dari Pos Pantau Gunung Api Agung, yang berada di Desa Rendang, Karangasem, Bali, Kamis (28/9/2017) pukul 06.00 wita. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Hingga Minggu (1/10/2017) kemarin, aktivitas Gunung Agung masih dinyatakan Level IV (Awas).

Artinya Gunung Agung dalam keadaan kritis.

Baca: Purnama Kapat, Upacara Persembahyangan di Pura Besakih Tetap Digelar, Ini Kata Jro Mangku Sueca

Baca: LIVE VIDEO Terkini Situasi Gunung Agung Dari Kecamatan Kubu Karangasem

Baca: Desa Bungaya Kangin Beralih Jadi Zona Merah, Warga Sudah Pulang dari Posko Lalu Kembali Mengungsi

Kabid Mitigasi Gunungapi PVMBG Kementerian ESDM, I Gede Suantika menjelaskan, hingga kemarin kegempaan masih fluktuatif.

“Kegempaan sudah turun, ukuran lab deformasi masih menunjukkan adanya penggemukan. Kemudian, asap solfatara sampai saat ini belum terlihat. Tapi terakhir, perkembangannya memang berubah dari tanggal 13 September sampai hari ini,” jelas Suantika, Minggu (1/10/2017).

Jika berkaca pada letusan Gunung Agung tahun 1963, Suantika mengatakan ketika itu gempa terasa selama tiga hari terakhir sebelum akhirnya meletus.

Namun, kondisi Gunung Agung saat ini, gempa telah terasa hampir 15 hari.

“Itu mungkin yang membedakan,” kata Suantika.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help