TribunBali/

Ratu Kecantikkan Ini Kehilangan Gelarnya Usai Unggah Video Tudingan Kepada Rohingnya

Di muka kamera, muncul diselingi gambar grafis orang-orang dengan cipratan berdarah di wajah, dan bayi-bayi telanjang.

Ratu Kecantikkan Ini Kehilangan Gelarnya Usai Unggah Video Tudingan Kepada Rohingnya
Handover Youtube
Ratu Kecantikan Myanmar 2017 Shwe Eain Si 

TRIBUN-BALI.COM, YANGON - Gelar ratu kecantikan Myanmar yang disandang seorang perempuan bernama Shwe Eain Si dicopot. 

Pencopotan itu terjadi setelah dia mengunggah sebuah video berisi tudingan kepada kelompok etnis Rohingya.

Dalam sebuah video yang di-posting di jajaring Facebook minggu lalu, Miss Grand Myanmar 2017 ini menuduh militan Rohingya memimpin sebuah "kampanye media".

Kampanye itu dilakukan untuk mengelabui dunia agar etnis Rohingya dipandang sebagai bangsa yang tertindas dan teraniaya.

Dalam video itu, Shwe Eain Si yang berbicara di muka kamera, muncul diselingi gambar grafis orang-orang dengan cipratan berdarah di wajah, dan bayi-bayi telanjang.

Ada pula tangkapan layar dari video yang diunggah oleh kelompok militan, yang dikenal sebagai ARSA (Arakan Rohingya Salvation Army) dalam video itu.

Selanjutnya, pada hari Minggu lalu, perusahaan di balik kontes kecantikan mengumumkan bahwa Shwe Eain Si telah kehilangan gelarnya.

Seperti diberitakan AFP, Rabu (4/10/2017), Si dinilai melanggar peraturan kontrak.

Pencopotan itu disampaikan dalam sebuah pernyataan, namun tidak secara lugas menyebutkan tentang video soal Rohingya.

Si hanya disebut gagal memproyeksikan diri sebagai seorang pemenang kontes kecantikan.

Halaman
12
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help