TribunBali/

Belasan Tahun Simpan Rahasia, Paman yang Merawat Anak Gadis Ini Akhirnya Jujur Akui Hal Mengejutkan

Setelah ayah dikuburkan, tak sampai setengah tahun, ibu mengalami depresi dan akhirnya bunuh diri.

Belasan Tahun Simpan Rahasia, Paman yang Merawat Anak Gadis Ini Akhirnya Jujur Akui Hal Mengejutkan
kolase Tribunsumsel.com

Semula paman hanya ingin memberi pelajaran pada ayahmu ketika itu, jadi paman mengendurkan rem motor ayahmu. Tapi paman tak menyangka, demi menyelamatkan paman, ayahmu menyuruhku meloncat dulu, sementara ia mempertahankan keseimbangan motornya.

Namun, karena rem blong, motornya menabrak truk di depannya. Paman bersalah kepadamu, juga pada ibumu, paman mohon maaf, paman adalah pembunuh, yang mengakibatkan kematian ayahmu.”

Mendengar pengakuan paman, aku pun tercengang, kenapa bisa begini, dan dia (paman) kenapa …?

Tidak pernah terlintas dalam benakku, kalau paman adalah penyebab kematian ayah. Saat itu, aku merasa dunia telah membohongiku.

Mengapa, mengapa bisa begini? Saat hari pernikahanku itu, aku pun menangis histeris, sayup-sayup terdengar suara dalam hatiku, aku ingin melaporkannya ke polisi, aku ingin menuntutnya, aku memutuskan menyeretnya ke penjara sebagaui akibat dari perbuatannya.

Meski dia telah membesarkanku selama 15 tahun, lalu kenapa?

Dialah yang menyebabkan kematian ayah dan ibu, adalah dia yang membuatku kehilangan keluarga, dan dia jugalah yang membuatku hidupku tersiksa dan menderita seorang diri seumur hidup.

Tiga hari setelah pernikahan, aku pulang ke kampung dan bertengkar hebat dengan paman.

Aku bilang pada paman, bahwa aku tak akan pernah memaafkannya dan akan menuntutnya.

Saat tante mengetahui hal ini, ia terus memarahi paman, dia menangis sampai hampir pingsan.

Sementara kedua kakakku mengatakan aku tak berperasaan.

Hingga sekarang, aku belum melaporkan pamanku, karena aku khawatir tante tak kuat menahan pukulan ini.

Tapi, aku tidak bisa memaafkan paman, aku juga tidak tahu apa yang sebaiknya kulakukan?

Jika aku tak melaporkannya, aku akan merasa bersalah terhadap ayah dan ibuku.

Aku sangat dilema, dan hatiku sangat sakit, belakangan ini suasana hatiku benar-benar buruk, kerap tidak bisa tidur.(*)

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help