TribunBali/
Home »

Bali

Gunung Agung Terkini

Perlu Waktu Satu Sampai Dua Minggu untuk Mengevaluasi Status 'Awas' Gunung Agung

Gempa vulkanik dalam dan gempa vulkanik dangkal yang terekam dari seismograf masih di atas 500 kali.

Perlu Waktu Satu Sampai Dua Minggu untuk Mengevaluasi Status 'Awas' Gunung Agung
Tribun Bali / I Wayan Erwin Widyaswara
Sejumlah warga saat berbondong-bondong melihat perkembangan terbaru aktivitas gunung api Agung, di pos pengamatan Gunungapi Agung, Desa Rendang, Karangasem, Bali, Jumat (6/10/2017). 

Indikator untuk menurunkan status awas yakni terlihat pada aktivitas kegempaan vulkanik Gunung Agung

PVMBG bakal mengevaluasi dan kemungkinan menurunkan  status awas gunung agung apabila gempa vulkanik di Gunung Agung berada pada rentang dibawah 150 kali dalam sehari.

"Jadi kami lihat di sini. Kalau jauh di bawah (dibawah 150 kali) ya dalam satu minggu, dua Minggu, baru (akan diturunkan). Jadi 150 kurang gempanya dan yang merah (gempa vulkanik dangkal) tidak ada," kata Suantika.

Sementara itu, Kepala PVMBG, Kementerian ESDM, Kasbani menjelaskan, untuk saat ini belum bisa dikatakan Gunung Agung akan mengalami penurunan status.

Sebab, kegempaan vulkanik di tubuh gunung agung masih fluktuatif, alias masih naik turun.

"Sampai saat ini masih fluktuatif. Belum bisa kami katakan turun atau naik. Yang jelas status Gunung Agung masih awas," kata Kasbani.

Soal penurunan status Gunung Agung, Kasbani mengatakan tidak bisa serta Merta dilihat dari kegempaan semata.

Gunung Agung bisa dinyatakan aman apabila semua data yang merekam aktivitas Gunung Agung menyatakan normal.  (*)

Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help