TribunBali/
Home »

Bali

‘Ini Lebih Besar dari Kasus Munarman’, 2 Kelompok Masyarakat Laporkan Eggi Sudjana ke Polda Bali

Bukan hanya itu, kelompok masyarakat lain yang mengaku Komponen Rakyat Bali juga melaporkan advokat tersebut terkait dengan penistaan agama.

‘Ini Lebih Besar dari Kasus Munarman’, 2 Kelompok Masyarakat Laporkan Eggi Sudjana ke Polda Bali
Eggi Sudjana (TRIBUNNEWS.com/Lendy Ramadhan) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Forum Peduli NKRI mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali, Jumat (6/10/2017), untuk melapor Penggugat Perpu Ormas, Eggi Sudjana, terkait pernyataannya yang dianggap mengandung ujaran kebencian.

Bukan hanya itu, kelompok masyarakat lain yang mengaku Komponen Rakyat Bali juga melaporkan advokat tersebut terkait dengan penistaan agama.

Laporan dua kelompok masyarakat di Bali ini menyusul pelaporan yang sebelumnya telah dilakukan Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Pemuda Hindu (DPN Peradah) Indonesia ke Mabes Polri, Kamis (5/10/2017).

Pernyataan Eggi yang dinilai menyebarkan ujaran kebencian bernuansa suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) disampaikan seusai sidang terkait Perppu Ormas di Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu.

Eggi menyebut ajaran beberapa agama, selain Islam, tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Koordinator Komunitas Peduli NKRI, Hengky Suryawan, mengaku perihatin dengan apa yang disampaikan Eggi.

Sebagai warga Indonesia, pihaknya merasa terusik dengan pernyataan yang disampaikan kuasa hukum Habib Rizieq Shihab itu di dalam video yang sekarang marak beredar di media sosial.

"Terkait dengan video rekaman statemen yang sempat dilontarkan oleh saudara Eggi Sudjana, kami sebagai masyarakat terusik yang menyinggung keyakinan-keyakinan yang lain," jelasnya di Mapolda Bali di Jl WR Supratman, Denpasar, kemarin.

Pihaknya sudah mengantongi bukti konkret adanya ujaran kebencian yakni berupa video serta salinan teks ucapan yang disampaikan oleh Eggi. Komunitas Bela NKRI beranggapan ucapan tersebut ditakutkan bisa memecah belah bangsa. Apalagi pernyataannya sangat rovokatif.

"Ini sudah jelas bentuk provokasi, kalau kita biarkan maka akan muncul Eggi Sudjana lainnya," tuturnya.

Halaman
1234
Penulis: I Dewa Made Satya Parama
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help