TribunBali/

Ada Yang Yakin Perilaku Gay Bisa Menular Lewat Air Liur, Ini Gambarannya

100 persen dari para homoseksual yang berpartisipasi dalam studi mereka, pernah merasakan kontak intim

Ada Yang Yakin Perilaku Gay Bisa Menular Lewat Air Liur, Ini Gambarannya
(Instagram/bemondce)
Sempat mendapat hinaan, kedua pasangan sesama jenis ini akhirnya menikah. 

TRIBUN-BALI.COM  - Seperti membuka ingatan kembali apakah prilaku penyuka sejenis, adalah penyakit yang dapat menular.

Banyak mitos soal tersebut, khususnya di masyarakat Indonesia.

Namun jika kita telaah kembali, tidak ada satupun di dunia ini manusia terlahir berpribadi ganda atau menyukai sejenis.

Artinya, prilaku gay terjadi pada seseorang terjadi secara sadar.

Tapi jika berdasarkan studi yang dilakukan CSOA homoseksualitas adalah kondisi yang paling menular yang pernah ada di muka bumi ini.

Menurut temuannya, 100 persen dari para homoseksual yang berpartisipasi dalam studi mereka, pernah merasakan kontak intim, dalam hal ini hubungan seksual atau juga ciuman, dengan sesama jenisnya.

Ilustrasi Gay
Ilustrasi Gay (paigeeworld.com)

Artinya, berdasarkan temuan tersebut, mereka meyakini bahwa homoseksualitas dapat ditularkan melalui cairan tubuh, termasuk air liur.

Joseph Tritha, pimpinan studi itu mengatakan “dari semua kondisi (yang dapat menular) yang pernah saya pelajari, sejauh ini (homoseksualitas) adalah yang paling menular.”

“Tingkat kemungkinan tertular adalah 100 persen. (Jika Anda) melakukan aktifitas homoseksual, bisa dipastikan Anda akan terkena ‘The Gay’ (istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi ini,” ungkap Tritha.

Pendapat yang sama juga dikemukakan oleh tim medis dari Harvard yang menyebutkan bahwa homoseksual adalah hal yang dapat menular.

“Seperti kata orang, kebahagiaan adalah hal yang menular. Saraf cermin akan aktif ketika kita melihat orang lain melakukan sesuatu. Jika mereka tersenyum, kita juga akan tersenyum balik,” kata psikolog Jean Bennett.

“Penting bagi Anda berada pada tempat yang positif, di sekitar orang yang bahagia dan batasi diri Anda dari hal yang negatif.

 (Jika ada yang ingin menjadi gay), bergaullah dengan pria-pria gay.

Percayalah, maka Anda akan tertular,” ujarnya mengingatkan. (Sriwijaya Post/Candra Okta Della)

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help