TribunBali/
Home »

Bali

Gunung Agung Terkini

BALI Aman Kendati Gunung Agung Berstatus Awas, Akan Ada Banyak Diskon Saat High Season

Special offer (diskon) kepada wisatawan yang akan ke Bali dengan meningkatnya status Gunung Agung ke level IV (Awas).

BALI Aman Kendati Gunung Agung Berstatus Awas, Akan Ada Banyak Diskon Saat High Season
Bali Tourism Board (BTB)

TRIBUN-BALI.COM - Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Provinsi Bali Asita, I Ketut Ardana, menyarankan industri perjalanan wisata Indonesia untuk memberikan special offer (diskon) kepada wisatawan yang akan ke Bali dengan meningkatnya status Gunung Agung ke level IV (Awas).

Besaran dari diskon ini paling tidak 10 persen dari harga sebelumnya.

“Saya kira kalimatnya the Best Available Rate (BAR), menurut saya paling tidak 10% diskon. Industri perjalanan wisata sudah harus menanggapi situasi Gunung Agung ini,” katanya di Denpasar, Selasa (10/10/2017).

Dampak dari aktivitas vulkanik Gunung Agung cukup terasa bagi industri pariwisata di Bali.

Penurunan wisatawan mancanegara bukan hanya dirasakan travel agent tetapi hotel.

Diharapkan BAR atau diskon 10 persen mampu merangsang wisatawan untuk datang ke Bali.

“Sudah sangat wajar memberikan diskon, biasanya masing-masing anggota Asita memberikan special offer seperti saat low season,” jelasnya.

Ardana yang juga sebagai ketua Bidang Pelayanan dan Pendampingan Wisatawan di Bali Tourism Hospitality (BTH) mengatakan saat ini memang belum diputuskan terkait dengan bagaimana wisman yang akan kembali ke negara asalnya ketika Gunung Agung meletus dan bandara akan ditutup.

“Terkait dengan masa tinggal tamu misalnya sudah berakhir sedangkan belum bisa berangkat, bagaimana tamu the next day (hari berikutnya) memang belum diputuskan, kemarin baru dibicarakan akan diberikan complimantary (gratis) untuk first night (satu malam) saja,” ujarnya.

Sementara Kepala Bidang Informasi dan Media Bali Tourism Hospitality (BTH), Dewa Gede Ngurah Byomantara, mengatakan saat ini dari segi penurunan penerbangan memang belum begitu drastis.

Mengenai bagaimana mekanisme saat terjadi penutupan bandara kepada wisatawan, hari ini akan dilaporkan kepada Menteri Pariwisata, Arief Yahya, yang direncanakan datang ke Bali untuk membuka Nusa Dua Fiesta.

Berdasarkan data dari Bali Tourism Hospitality (BTH) task force, bahwa pada tahun 2016 kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali masih didominasi di Bali selatan yakni Kuta sebanyak 24 persen, Seminyak 18 persen, Legian 13 persen, Nusa Dua 13 persen atau dijumlah sekitar 68 persen. Sedangkan kunjungan wisatawan ke daerah Karangasem seperti daerah Besakih dan Tulamben hanya berkisar 2 persen.

“Jumlah wisatawan yang ada di Bali sebanyak 54.574 orang dikalikan leght of stay rata-rata 3 hari sama dengan 163.722 orang (dibulatkan menjadi 164.000). Wilayah wisatawan Karangasem itu hanya 2% saja, masih ada 98% tempat di Bali yang masih aman untuk dikunjungi," ujar Dewa Byomantara dalam rapat bidang informasi dan media di Bali Tourism Board (BTB), Denpasar, Selasa (10/10/2017).

Maka dari itu BTH akan berusaha memberikan informasi agar wisatawan tidak merasa takut ke Bali dan mereka bisa diberikan gambaran bahwa Kuta dan Nusa Dua daerah yang biasa mereka kunjungi tersebut sangat aman sampai saat ini bahkan walaupun Gunung Agung meletus. (*)

Penulis: A.A. Gde Putu Wahyura
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help