TribunBali/

13 Tahun Bergabung, Mantan Pejuang Integrasi Timtim Eurico Guterres Mundur dari PAN

Mantan pejuang integrasi Timor-Timur (Timtim) Eurico Guterres mundur sebagai anggota Partai Amanat Nasional (PAN)

13 Tahun Bergabung, Mantan Pejuang Integrasi Timtim Eurico Guterres Mundur dari PAN
TRIBUNNEWS.COM/Ferdinand Waskita
Eurico Guterez

TRIBUN-BALI-BALI.COM, KUPANG - Mantan pejuang integrasi Timor-Timur (Timtim) Eurico Guterres mundur sebagai anggota Partai Amanat Nasional (PAN).

Mundurnya Eurico dari PAN disampaikan melalui surat tertanggal Selasa (10/10/2017).

Eurico yang dihubungi Kompas.com, Kamis (12/10/2017) mengaku berterima kasih kepada PAN yang telah memberikan kesempatan kepada dirinya selama kurang lebih 13 tahun bergabung di PAN.

"Sesungguhnya berat bagi saya untuk tinggalkan PAN. Saya kira semua orang tahu, khususnya di NTT bahwa untuk membesarkan PAN di NTT tidaklah mudah," kata Eurico yang saat ini dipercaya menjadi Ketua Umum DPP Uni Timor Aswain (Wadah bagi warga eks Timor Timur).

Mantan Wakil Panglima Milisi pro-Indonesia di Timor Timur itu juga minta maaf kepada Pengurus DPP, DPW, dan DPD PAN NTTbersama segenap kader PAN lainnya, bahwa apabila selama 13 tahun dia berada di PAN, telah berbuat salah baik yang disengaja maupun tidak disengaja.

"Saya mengundurkan diri dari keanggotaan PAN, karena merupakan bentuk tanggung jawab moral saya terhadap kader-kader lama PAN, yang satu persatu pergi tinggalkan PAN," ujarnya.

Eurico sendiri bergabung di PAN sejak Tahun 2005 dan langsung terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PAN NTT selama dua periode yakni hingga Tahun 2015 lalu.

Untuk diketahui, sebelum Eurico menjabat sebagai ketua DPW PAN NTT, PAN hanya memiliki 7 kursi di DPRD kabupaten dan kota di seluruh NTT. Sedangkan DPRD Provinsi dan Pusat kosong.

Namun setelah Eurico menduduki jabatan sebagai orang nomor satu di PAN NTT, Tahun 2005-2010, DPR RI memeroleh 1 kursi dari Dapil NTT 1, DPRD Provinsi 1 kursi dari Dapil Manggarai Raya, DPRD Kab/kota dari 7 kursi naik menjadi 22 kursi.

Begitu juga saat menjabat pada periode kedua, Tahun 2010-2015, DPR RI 1 kursi, DPRD Kab/Kota dari 22 kursi naik menjadi 36 kursi dan DPRD Provinsi dari 1 kursi naik menjadi 5 kursi.

Setelah tidak lagi menjabat sebagai Ketua DPW PAN NTT, Eurico pun menduduki jabatan barunya sebagai Ketua Majelis Penasehat Partai Wilayah (MPPW) DPW PAN NTT dan sebagai Wakil Ketua DPP PAN.(Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Eurico Guterres Mundur dari Partai Amanat Nasional

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help