TribunBali/

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia: Hasilnya Konsisten, Selalu Jokowi disusul Prabowo

Saat simulasi "head to head" layaknya pilpres 2014 lalu, Jokowi mendapatkan 58,9 persen suara responden dan Prabowo 31,3 persen

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia: Hasilnya Konsisten, Selalu Jokowi disusul Prabowo
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) menunggangi kuda usai mengadakan pertemuan di kediaman Prabowo Subianto, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10/2016). Pertemuan tertutup tersebut membahas berbagai macam persoalan, seperti masalah perekonomian, penegakan hukum, dan isu-isu yang tengah hangat saat ini. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUN-BALI-BALI.COM, JAKARTA- Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dinilai masih menjadi pesaing terkuat untuk kembali menantang Presiden Joko Widodo di pemilu presiden 2019.

Berdasarkan survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia pada 17-24 September 2017, hanya Prabowo yang saat ini mampu menempel elektabilitas petahana.

Awalnya, responden ditanya mengenai sosok calon presiden yang akan dipilih apabila Pemilu 2019 digelar saat ini. Namun, responden tidak diberikan pilihan jawaban.

Hasilnya, sebanyak 34,2 persen memilih Jokowi melanjutkan pemerintahannya untuk periode kedua.

Sementara 11,5 persen responden lain memilih Prabowo.

Saat responden diberikan pilihan delapan nama, Jokowi mendapat 54,6 persen, disusul Prabowo dengan 24,8 persen.

Sementara saat simulasi "head to head" layaknya pilpres 2014 lalu, Jokowi mendapatkan 58,9 persen suara responden dan Prabowo  31,3 persen. 

"Hasilnya konsisten, selalu Jokowi disusul Prabowo," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi di kantornya, di Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Burhan mengatakan, elektabilitas Jokowi memang masih lebih tinggi dua kali lipat dibandingkan Prabowo. Namun, ia menilai elektabilitas Prabowo tersebut cukup tinggi.

Elektabilitas Prabowo juga terus merangkak naik dari tahun lalu, sementara Jokowi cendrung stabil.

Halaman
12
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help