TribunBali/
Home »

Bali

Kepala Sekolah di Jembrana Jadi Tersangka Pelecehan Murid, Aksinya Diperagakan Mulai Di Ruang Guru

Untuk di ruang guru, ruang Kelas VI dan ruang kepala sekolah dilakukan sewaktu para korbannya sedang piket bersih-bersih.

Kepala Sekolah di Jembrana Jadi Tersangka Pelecehan Murid, Aksinya Diperagakan Mulai Di Ruang Guru
Tribun Bali / I Gede Jaka Santhosa
Kepala sekolah tersangka dugaan pelecahan siswa sedang melakukan reka ulang di ruang guru, Rabu (11/10/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - IBPS (55), kepala sekolah sebuah SD di Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali  kini telah resmi menyandang status tersangka atas dugaan kasus pelecehan terhadap tiga siswanya.

Polisi kemudian menggelar reka ulang kasus atau rekonstruksi, Rabu (11/10/2017).

Dalam rekonstruksi kemarin, IBPS memperagakan tujuh adegan di sekolahnya.

Rekonstruksi kasus dimuali pukul 13.00 Wita dengan pengawalan ketat dari Polres Jembrana.

IBPS hadir mengenakan baju bercorak merah, hitam putih, abu dan memakai celana pendek berwarna hitam.

Rekonstruksi  juga dihadiri sejumlah orangtua siswa, guru hingga warga setempat.

Tersangka berperan langsung, sementara tiga siswa diperagakan anggota Polres Jembrana.

Meskipun ditonton oleh orang-orang yang dikenal, IBPS tampak tenang memperagakan setiap adegan.

Dari tujuh adegan, enam di antaranya dilangsungkan di ruang guru, ruang kelas VI dan ruangannya sendiri atau ruang kepsek.

Sedangkan satu adegan lainnya yang sejatinya akan diperagakan di kamar mandi sekolah urung dilakukan karena tersangka tak mengakuinya.

Halaman
123
Penulis: I Gede Jaka Santhosa
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help