TribunBali/
Home »

Bali

Tiba-tiba Putu Sumarsana Datang Genggam Dua Keris, Kepala Putu Sedana Dibenturkan ke Tembok

Sejumlah pelayat dibuat terkejut saat melihat seorang pria tiba-tiba datang dengan membawa dua buah keris ditangannya

Tiba-tiba Putu Sumarsana Datang Genggam Dua Keris, Kepala Putu Sedana Dibenturkan ke Tembok
Istimewa
Putu Sumarsana alias Ngekngok saat diamankan di Mapolsek Kota Singaraja. 

Kepalanya dibenturkan oleh Ngekngok ke tembok hingga menderita luka memar, serta mengakami luka gores di sikunya.  

Mengetahu kejadian ini, sejumlah polisi, yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Anak Agung Wiranata Kusuma pun langsung mendatangi TKP dan menggiring Ngekngok ke Mapoksek Kota Singaraja

Kompol Wiranata mengatakan, belum diketahui secara pasti alasan Ngekngok nekat membuat kegaduhan di rumah duka milik seorang warga yang bernama Kadek Sumartina ini.

Namun ia memastikan bahwa saat kejadian,  pria yang juga berasal dari Kelurahan Beratan itu dalam pengaruh alkohol.

"Belum tahu apa penyebabnya. Dugaan sementara karena dia lagi mabuk. Memang tercium bau alkohol dimulutnya. Saat ini  korban (Kakek Sedana,red) juga belum bisa dimintai keterangan karena masih syok. Kurang etis juga kita minta keterangan sama yang punya hajatan karena masih dalam situasi kedukaan," jelasnya.

Kompol Wiranata juga membenarkan bila  Ngekngok memang kerap kali membuat kegaduhan di wilayah Kelurahan Beratan.

"Padahal sudah enam kali dia membuat surat pernyataan di Lurah untuk tidak membuat kegaduhan lagi. Makanya sekarang kami tahan saja di Mako, karena sudah mengancam keselamatan orang," katanya. 

Selain dalam pengaruh alkohol, Kompol Wiranata juga menduga bila  Ngekngok positif menggunakan narkoba.

Untuk itu, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Aparat Satuan Resnarkoba Polres Buleleng untuk melakukan tes urine terhadap Ngekngok. 

"Kami sudah amankan dua kerisnya. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Untuk pasalnya nanti setelah penyelidikan baru kami kenakan. Untuk sementara dia kena Undang-undang darurat karena membawa sajam dan mengancam keselamatan orang," jelasnya.(*)

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help