TribunBali/
Home »

Bali

Gunung Agung Terkini

Ganggu Jalur Evakuasi Gunung Agung, Warga Desa Padang Laga Protes dan Hadang Truk Pasir

Warga Desa Padang Laga kelurahan Pidpid, Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem kembali melakukan aksi penghadangan terhadap para sopir truk material

Ganggu Jalur Evakuasi Gunung Agung, Warga Desa Padang Laga Protes dan Hadang Truk Pasir
Istimewa
Warga protes dan menghadang truk pengangkut pasir yang melewati Desa Padang Laga kelurahan Pidpid Kec. Abang Kabupaten Karangasem, Jumat (13/10). 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Warga Desa Padang Laga kelurahan Pidpid, Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem kembali melakukan aksi penghadangan terhadap para  sopir truk material pengangkut pasir yang nekat melewati daerahnya, Jumat (13/10/2017).

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu warga I Gede Puspa Nayaka asal desa  Padang Laga yang wilayah desanya masuk kawasan zona kuning yang masuk kawasan rawan bencana karena hanya berjarak pada radius 9 kilometer dari puncak Gunung Agung.

Warga menghadang truk
Warga menghadang truk (Istimewa)

Mereka protes dan menolak jika akses jalan desa digunakan untuk jalur pengambilan bahan material. Karena hal Ini akan cukup beresiko jika terjadi erupsi Gunung Agung dalam proses evakuasi warga ke wilayah aman.

“Banyaknya antrean mobil-mobil Truk makanya masyarakat Desa padang Laga melakukan Protes,” ucap Nayaka.

Kekhawatiran ini cukup beralasan, lantaran apabila terjadi erupsi maka dipastikan proses evakuasi warga akan cukup sulit. Makanya masyarakat desa Padang Laga melakukan protes karena aktivitas tersebut.

Hadang
Hadang (Istimewa)

Penolakan ini tak hanya dilakukan oleh warga Desa Padang Laga namun juga datang dari Tanah Empug, Belimbing, Natasari dan Klakah yang juga melakukan aksi penolakan serupa.

“Kalau jalan setempat digunakan untuk jalur truck galian C, karena posisi galian di Bebandem mengapa bisa jalur di desa kami digunakan untuk pemgambilan pasir di galian C?,” ucapnya. (*)

Penulis: Ady Sucipto
Editor: ady sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help