TribunBali/

Israel dan Amerika Kompak Putuskan Keluar dari UNESCO

Sejumlah diplomat mengatakan khawatir dengan dampak dari berkurangnya intensitas AS dalam urusan-urusan internasional.

Israel dan Amerika Kompak Putuskan Keluar dari UNESCO
Times of Israel/AFP/Heidi Levine, Pool
Istri Perdana Menteri Israel Sara Netanyahu dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. 

TRIBUN-BALI.COM, NEW YORK - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan negaranya akan mengikuti jejak Amerika Serikat (AS) untuk mundur dari badan kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), UNESCO.

Netanyahu menginstruksikan kepada Kementerian Luar Negeri Israel untuk menyiapkan pengunduran diri negaranya dari organisasi itu bersama AS.

Demikian bunyi pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor PM Netanyahu, Kamis (12/10/2017).

Menurut Netanyahu, keputusan AS itu sebagai langkah berani dan bermoral.

Langkah Israel diumumkan hanya beberapa jam setelah AS menyatakan mundur dari UNESCO setelah menilai bahwa lembaga itu antara lain “anti terhadap Israel”.

Kementerian Luar Negeri AS di Washington mengatakan pada Kamis (12/10/2017) bahwa UNESCO memerlukan “reformasi fundamental”.

Juru bicara Kemenlu AS, Heather Nauert, mengatakan, pemerintah AS mengambil keputusan ini setelah melalui pertimbangan yang sangat mendalam.

"Ini mencerminkan kekhawatiran pemerintah AS ... UNESCO perlu melakukan reformasi fundamental," kata Nauert.

Disesalkan

Dikatakan pula, setelah mundur maka AS – yang dikenal sebagai salah satu pendiri UNESCO – akan berperan sebagai negara pemantau.

Halaman
12
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help