TribunBali/

Terkuak, Anggota Brimob Tembak Rekan Sendiri Sebelum Bunuh Diri Ternyata Karena Ini

Teka-teki mengenai Bripka Bambang Tejo (36), anggota polisi dari Satuan Brigade Mobile (Brimob) yang diduga tewas bunuh diri

Terkuak, Anggota Brimob Tembak Rekan Sendiri Sebelum Bunuh Diri Ternyata Karena Ini
Kristian Erdianto
Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian saat ditemui usai menghadiri rapat koordinasi terbatas tingkat menteri terkait keamanan nasional, di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (20/12/2016). 

TRIBUN-BALI.COM - Misteri penyebab seorang oknum Brigadir Mobil (Brimob) tega menembak dua rekannya yang sedang berjaga di proyek sumur bor mulai terungkap.

Setelah menembak rekannya, sang brimob juga mengakhiri hidupnya.

Teka-teki mengenai Bripka Bambang Tejo (36), anggota polisi dari Satuan Brigade Mobile (Brimob) yang diduga tewas bunuh diri setelah menembak mati dua rekannya sesama Brimob, mulai terkuak.

Bambang diduga terjerat hutang sehingga menjadi stres.

Akibatnya Bambang menembak dua temannya satu kompi.

"Investigasi internal sedang berjalan, motif pribadi stres karena utang," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Tito menjelaskan, pihaknya masih melakukan investigasi internal kasus penembakan anggota Brimob di lokasi pengeboran minyak Sarana Gas Trembul, Dukuh Canggah, Desa Karang Tengah, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah yang terjadi Selasa (10/11).

Menurut Tito, teknis penggunaan senjata api untuk anggota Polri diatur dalam aturan internal yang sangat ketat.

Kapolri juga mengatur pertanggungjawaban, hingga laporan penggunaan senjata api sangat ketat.

"Ini sesuai prinsip dalam negeri maupun internasional. Peraturan Kapolri mengenai perlindungan HAM untuk anggota masyarakat dari anggota kapolisian," ujar Tito.

Halaman
123
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help