TribunBali/
Home »

Bali

TRAGIS, Diduga Sesak Nafas Kambuh Gusti Wiyana Ditemukan Tewas Membusuk Di Rumahnya

Merasa ada yang aneh, Suriyana yang rumahnya juga satu Banjar dengan korban ini kemudian mencoba mendatangi rumah korban sekitar pukul 06.00 Wita.

TRAGIS, Diduga Sesak Nafas Kambuh Gusti Wiyana Ditemukan Tewas Membusuk Di Rumahnya
Tribun Pekanbaru
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Gede Jaka Santosha

 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Nasib nahas menimpa I Gusti Kade Wiyana (52), seorang warga dari Banjar Sekar Panca Sari, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo.

Lama tak terlihat oleh tetangganya, Wiyana malah ditemukan tewas membusuk di dalam rumahnya, Jumat (13/10/2017).

Diduga, korban tewas lantaran penyakit sesak nafasnya kambuh saat berada sendirian di rumahnya.

Berdasarkan informasi Jumat kemarin, meninggalnya korban ini terungkap berkat saudara sepupunya yakni; I Komang Suriyana (40) yang curiga lantaran korban telah lama tak kelihatan di lingkungannya.

Merasa ada yang aneh, Suriyana yang rumahnya juga satu Banjar dengan korban ini kemudian mencoba mendatangi rumah korban sekitar pukul 06.00 Wita.

Sesampainya di sana, Suriyana mendapati rumah korban dalam keadaan tertutup rapat sehingga mencoba untuk menggedor pintu dan jendela.

Lama tak ada yang menyahut, Suriyana malah mencium bau busuk yang berasal dari dalam rumah korban.

Curiga terjadi sesuatu, Suriyana kemudian memanggil kakak korban yakni I Gusti Putu Suwela yang juga mengajak anaknya, Agus Sucita.

Usai berhasil membuka daun jendela, Suwela kemudian masuk ke dalam rumah dan mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi tubuh yang membengkak. Kejadian ini kemudian dilaporan ke pihak Kepolisian yang datang dengan melangsungkan olah TKP.

Perbekel Desa Mendoyo Dauh Tukad, I Gusti Putu Ediyana mengatakan korban ini memang tinggal sendirian di rumah tersebut.

Sedangkan, istri beserta anak-anaknya tingga di Kota Denpasar sehingga korban kerapkali pulang-pergi Jembrana-Denpasar untuk mengantar keluarganya.

Dalam kesehariannya, korban dikenal sebagai pribadi yang baik, ramah, riang, suka guyon serta pandai bergaul di lingkungannya.

"Memang di rumah itu korban tingga sendirian. Saya kurang tahu persis penyebabnya apa, korban ditemukan meninggal di dalam rumah oleh saudaranya pagi tadi," tandas Ediyana ketika dikonfirmasi Jumat (13/10/2017). (*)

Editor: ady sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help