TribunBali/

Nyamannya Menjelajah Chiang Mai Bersama Pesawat Thai Airways Airbus Seri 359

Kursi-kursi dominasi warna cerah khas Thaliand, ungu dan kuning emas berjejer rapi

Nyamannya Menjelajah Chiang Mai Bersama Pesawat Thai Airways Airbus Seri 359
Tribun Bali
Suasana nyaman di kelas ekonomi pesawat Thai Airways jenis airbus seri 359. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- "Sawasdee (halo)..sawasdee," sapa para pramugari sambil menebar senyum kepada penumpang Thai Airways di Bandara Ngurah Rai, Badung, Jumat (6/10) sore.

Kursi-kursi dominasi warna cerah khas Thaliand, ungu dan kuning emas berjejer rapi baik di kelas bisnis maupun ekonomi menyambut penumpang pesawat Boeing 747 itu. Pesawat berbadan besar dengan kapasitas 40 seat bisnis dan 325 seat ekonomi itu akan membawa penumpang dari Bali ke Bangkok.

Suasana kelas bisnis di Pesawat Airbus Seri 359 Thai Airways
Suasana kelas bisnis di Pesawat Airbus Seri 359 Thai Airways (Tribun Bali)

Dengan komposisi seat 3-4-3 di kelas ekonomi dan lorong-lorong yang longgar, pesawat akan menempuh perjalanan selama 4 jam 10 menit menuju Negeri Gajah Putih.
Di antara para penumpang ada rombongan tur edukasi dari Thai Airways yang terdiri perwakilan biro perjalanan dari Bali dan Surabaya serta wartawan.
Begitu akan boarding, peserta diberikan fasilitas untuk check-in business class. Pelayanannya pun cepat dan nyaman.

Para petugasnya ramah dan cekatan. Tak sampai 10 menit semua peserta tur edukasi selesai check-in dan menuju gate keberangkatan.
Tiba di gate yang dituju, semua menunggu dengan sabar untuk masuk ke pesawat yang akan take-off.

Tepat pukul 17.40 Wita, pesawat take off. Kru pesawat dengan cekatan melayani para penumpang dengan menawarkan selimut. Kemudian bergantian menawarkan minuman baik ber-alkohol maupun non-alkohol. Para pramugari pun bolak-balik menawarkan tambahan minuman.

Untuk menu makanan, bagi kelas ekonomi ada pilihan Indonesian food dan Thailand food. Sedangkan untuk kelas bisnis, ada tambahan pilihan menu western food. Tak ketinggalan, Thai Airways juga menyajikan makanan ringan.
Selama perjalanan, penumpang disuguhi full entertainment, bisa main game, dengarkan musik hingga nonton film. Perjalanan selama 4 jam 10 menit pun terasa tak melelahkan.

Senior Sales Representative Thai Airways Bali, Intan Jayantari mengakui, Thai Airways memang menonjolkan sesuatu yang khas Thailand sejak penumpang naik pesawat. "Selain tepat waktu, yang khas Thai ada di pesawat ini," ujarnya.

Jelajahi Chiang Mai
Sejak Jumat (6/10) hingga Selasa (10/10), manajemen Thai Airways melakukan tur edukasi ke Thaliand. Tempat-tempat wisata budaya dan spritual di Chiang Mai menjadi tujuan. Chiang Mai dipilih karena menjadi kota besar kedua setelah Bangkok. Pemerintah Thailand saat ini sedang menggenjot kunjungan wisatawan ke provinsi bagian utara Thailand dengan suasana pegunungan ini.

Usai mendarat di Bandara Suvarnabhumi Bangkok, penumpang yang hendak ke Chiang Mai transit satu malam di Novotel Suvarnabhumi Airport Bangkok. Esok harinya, pesawat berangkat pukul 07.55 waktu setempat. Perjalanan udara ke Chiang Mai ditempuh selama 1 jam 20 menit.

Sejumlah tempat wisata bernuansa budaya dan spiritual dapat dikunjungi di Chiang Mai. Selama tiga hari, peserta tur edukasi mengunjungi sejumlah tempat wisata di daerah pegunungan itu. Di antaranya Wat Chedi Luang Temple, Doi Suthep Temple, Royal Park Rajapruek, Baantong Luang Hill, Tiger Kingdom, dan Chiang Mai Night Bazaar.

Setelah menjelajah Chiang Mai, pada Senin (9/10) malam pukul 20.50 waktu setempat, peserta tur edukasi kembali ke Bangkok dari Bandara Chiang Mai dengan penerbangan TG 121 menggunakan pesawat Airbus 359. Pesawat ini seri terbaru Airbus dengan kapasitas bisnis class 32 seat dan ekonomi class 289 seat.

Tiba di Suvarnabhumi Airport Bangkok pukul 22.10, penumpang kembali transit satu malam di Novotel Suvarnabhumi Airport Bangkok. Esok harinya, pukul 09.35 peserta tur edukasi kembali ke Bali dengan penerbangan TG 431 menggunakan Boeing 747 kapasitas bisnis class 50 seat dan ekonomi class 325 seat.

“Kelebihan Thai Airways itu menawarkan full entertainment, ruang penumpang yang lega, dan sentuhan Thailand yang tidak bisa diperoleh di maskapai penerbangan manapun,” pungkas Intan. (bom)

Penulis: bambang wiyono
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help