TribunBali/

Bali United

Petaka Dimenit Akhir, Persiba Taklukan 3-2 Bali United, WCP: Ini Adalah Kekalahan Terakhir!

Kesalahan sendiri pemain-pemain Bali United menjadi petaka kehilangan poin di Balikpapan. Tiga gol tercipta akibat kesalahan dan miss komunikasi

Petaka Dimenit Akhir, Persiba Taklukan 3-2 Bali United, WCP: Ini Adalah Kekalahan Terakhir!
Tribun Kaltim/Fachmi Rachman
Penyerang Bali United Irfan Bachdim dikawal ketat pemain Persiba Balikpapan di lanjutan Liga 1 2017. 

TRIBUN-BALI.COM, BALIKPAPAN - Sempat unggul 2-1, Bali United gagal merebut poin penuh dari markas Persiba Balikpapan di Stadion Batakan, Balikpapan, Senin (16/10) malam.

Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro pun langsung menegaskan kepada pemainnya tak ada kekalahan selanjutnya pada lima laga tersisa bila masih ingin bicara peluang juara.     

"Ini harus jadi kekalahan terakhir jika ingin eksis di papan atas. Jika ingin jadi nomor satu, inilah kekalahan terakhir," kata Widodo usai laga dramatis di Balikpapan.

Bali United nyaris membawa pulang tiga angka dan memperpendek selisih poin dengan Bhayangkara FC setelah sempat unggul 2-1 hingga pertengahan babak kedua.

Namun keunggulan tersebut gagal dipertahankan, dan akhirnya harus menyerah menyakitkan pada injury time.

Kesalahan sendiri pemain-pemain Bali United menjadi petaka kehilangan poin di Balikpapan. Tiga gol tercipta akibat kesalahan dan miss komunikasi skuat Serdadu Tridatu.

Gol pertama Persiba di menit 36 tercipta lewat aksi Sunarto memanfaatkan miss komunikasi Ngurah Nanak dan kiper Kadek Wardana. Gol kedua Persiba menit ke-88 tercipta lewat sentuhan Yudi Khoerudin memanfaatkan free kick Srdjan Lopicic di luar kotak penalti.

Tendangan bebas diberikan wasit kepada Persiba akibat Ngurah Nanak yang menyundul bola sembari mendorong pemain Persiba. Padahal Ngurah Nanak tak perlu melakukan pelanggaran saat menghalau bola tersebut.

Kembali, gol ketiga Persiba dicetak Bijahil Calwa menit 90+2 setelah Gede Sukadana dan Wardana miss komunikasi di garis gawang. Striker Persiba ini berhasil memanfaatkan keragu-raguan menangkap bola dari Sukadana.

Awalnya Wardana ingin menangkap bola tersebut, namun kemudian berubah pikiran dan menendangnya. Sayang tendangannya tidak keras dan malah mengarah kepada Calwa, yang kemudian melepaskan tendangan keras ke gawang Bali United.

Sesuai aturan, Wardana boleh mengambil bola dari Sukadana karena bukan merupakan passing alias tidak disengaja mengarahkan bola ke kiper. Saat itu bola yang dikontrol Sukadana terlepas, dan mengarah ke Wardana. (*)

 

Penulis: Marianus Seran
Editor: ady sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help