TribunBali/

TEGA! Pecatan Satpol PP Jual Istri ke Hidung Belang Via Facebook, Saat Layani Tamu Pun Lakukan Ini

Korban ditawarkan melalui akun FB dengan tulisan “siapa yang minat dengan pasutri khusus area Surabaya Sidoarjo”.

TEGA! Pecatan Satpol PP Jual Istri ke Hidung Belang Via Facebook, Saat Layani Tamu Pun Lakukan Ini
TRIBUNNEWS
Ardi Cahyo (pakai topeng) saat diamankan di Mapolretabes Surabaya lantaran menjual istrinya sendiri ke pria hidung belang. 

TRIBUN-BALI.COM, SURABAYA -  Sungguh keterlaluan apa yang dilakukan Ardi Cahyo, pria 26 tahun yang tinggal di kawasan Jl Pulosari, Surabaya.

Pria yang baru saja dipecat dari Satpol PP Pemkot Surabaya ini tega menjual istrinya sendiri ke pria hidung belang.

Dalam praktiknya, Ardi Cahyo menawarkan istrinya sendiri kepada orang lain untuk layanan seks alias hubungan badan.

Dia pun memanfaatkan sejumlah aplikasi seperti Facebook, BlackBerry Messenger, dan Whatsapp. 

“Pelaku ini sudah lima kali menjual istrinya ke lelaki hidung belang dengan kisaran harga Rp 250 ribu sampai Rp 400 ribu,” sebut Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Leonard M Sinambela, Senin (16/10/2017).

Leonard menuturkan, sejak tahun 2015 tersangka telah menjual istri sendiri kepada laki-laki lain.

Korban ditawarkan melalui akun FB dengan tulisan “siapa yang minat dengan pasutri khusus area Surabaya Sidoarjo”.

Setelah ada peminatnya selanjutnya, baru pelaku negoisasi dan komunikasi melalui pesan pribadi lewat BBM dan WA.

Uang hasilnya menurut pelaku juga dipergunakan untuk kepentingan belanja keluarganya dan membayar hutang.

Bahkan saat istrinya melayani tamu di rumah mereka, Ardi sempat melihatnya dan menunggu di ruang lain.

“Dari lima kali transaksi tersebut, istrinya melayani tamunya di hotel dan juga kadang di rumah pelaku. Dan pernah juga transaksi seks threesome (hubungan badan tiga orang),” terang Leonard.

Aksi pelaku terbongkar, setelah petugas menyamar menjadi tamu dan siap memesan kencan korban.

Setelah sepakat dan siap melayani di rumah, pelaku saat itu juga pada, Minggu (15/10/2017) diringkus oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya.

“Saya yang cari pelanggan, karena butuh uang untuk tambahan kebutuhan hidup. Saya juga berusaha yakinkan istri saya agar mau layani, dan ternyata mau," aku Ardi.

Dari pengungkapan ini, polisi mengamankan barang bukti berupa, uang tunai Rp 400 ribu, HP Merk Lenovo, HP merek Polytron, dan satu buah surat nikah. (*)

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help