TribunBali/

Siapa Sangka, Hasilkan Rp 5 T Per Tahun Hotel Bintang Lima di Australia Ini Punya Orang Indonesia

Karena duo inilah, Crown Group sekarang dikenal sebagai pengembang terkemuka di Australia dengan pendapatan penjualan lebih dari Rp 5 triliun

Siapa Sangka, Hasilkan Rp 5 T Per Tahun Hotel Bintang Lima di Australia Ini Punya Orang Indonesia
KOMPAS.com
Sky Bar di Skye Hotel Suites(Dokumentasi Crown Group) 

TRIBUN-BALI.COM, SYDNEY - Bisa dihitung dengan jari, orang Indonesia yang sukses berbisnis properti di luar negeri. 

Dari mereka yang segelintir itu, tersebut Iwan Sunito dan Paul Sathio. Keduanya merupakan pendiri Crown Group dengan komposisi kepemilikan masing-masing 50 persen.

Karena duo inilah, Crown Group sekarang dikenal sebagai pengembang terkemuka di Australia dengan pendapatan penjualan lebih dari Rp 5 triliun per tahun. 

Baca : 7 Pekerjaan di Indonesia yang Punya Gaji Fantastis, Nomor Satu Bikin 'Ngiler' Anak Zaman Now

Pendapatan penjualan tersebut dikontribusi oleh hunian vertikal (apartemen) yang tersebar di seantero Sydney, kota tersibuk di benua kanguru itu.

Kendati lebih beken sebagai spesialis residensial, Crown Group dapat dengan mudah membidik pasar hospitalitas melalui pengembangan hotel bintang lima.

Tak tanggung-tanggung, hotel bintang lima ini merupakan yang perdana di kawasan Parramatta, central business district (CBD) kedua di negara bagian New South Wales setelah Sydney. 

Mereka bahkan berani mengoperasikan sendiri hotel bertajuk Skye Hotel Suites ini, tanpa menggandeng rantai operator hotel internasional.

Berkompetisi dengan merek mewah lain macam Sofitel dari Accorhotels, atau Sheraton milik Starwood, justru dianggap sebagai tantangan yang harus ditaklukkan.  

"Kami ingin membangun impresi positif dan citra sendiri di mata publik, bahwa Crown Group mampu berbicara di sektor perhotelan. Ini sejalan dengan visi bisnis kami yang selalu berinovasi dengan kualitas layanan (service), desain, dan konstruksi," tutur Iwan menjawab KompasProperti, Rabu (28/10/2017). 

Halaman
123
Editor: ady sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help