TribunBali/

Waspada, Terlalu Tergantung Pada Smartphone Bisa Picu Gangguan Kecemasan

Namun ternyata, ketergantungan besar kita pada smartphone ini bertanggung jawab atas perubahan bagaimana kita mengatur emosi.

Waspada, Terlalu Tergantung Pada Smartphone Bisa Picu Gangguan Kecemasan
Ilustrasi marah di ponsel(KristinaJovanovic) 

 TRIBUN-BALI.COM - Saat ini, kita tidak bisa lepas dari  smartphone. Bahkan, kebiasaan dan budaya kita banyak berubah akibat adanya perangkat ini.

Kita dapat dengan mudah mendapatkan jawaban atas keraguan atau pertanyaan dengan mengirim pesan singkat pada teman.

Tak hanya itu, kita juga bisa merasakan persetujuan dengan mendapatkan like dari postingan instagram atau status facebook kita.

Namun ternyata, ketergantungan besar kita pada smartphone ini bertanggung jawab atas perubahan bagaimana kita mengatur emosi.

Hasil dari komunikasi instan ini membuat kemampuan kita berkurang dalam mengelola perasaan tidak pasti.

Intoleransi terhadap ketidakpastian menunjukkan sebuah bentuk dasar berbagai kesulitan psikologis.

Psikolog menganggap ketergantungan seseorang terhadap smartphone sebagai "perilaku pencarian keamanan" yang dapat mengurangi rasa cemas yang mereka rasakan.

 
Seiring berjalannya waktu, perilaku ini benar-benar membuat orang memberi "makan" pada kegelisahan. Mereka cenderung tidak menyadari bahwa ketakutan mereka tidak berdasar dan sebenarnya dapat dihadapi sendiri. 

Sayangnya, beberapa aplikasi pesan singgat mempunyai pengaturan pesan "read" untuk memberitahu pengirim apakah lawan komunikasinya sedang online atau telah membeca pesan yang dikirim.

Saat pesan tidak segera dibalas atau ditanggapi, ada perasaan ditolak atau tidak dianggap.

Halaman
123
Editor: ady sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help