TribunBali/

Pria Bersunat dan Tidak, Apa Pengaruhnya pada Hubungan Suami Istri?

Pertanyaannya kemudian, apakah “bebas kulup” benar mempengaruhi gairah — untuk pria atau wanita?

Pria Bersunat dan Tidak, Apa Pengaruhnya pada Hubungan Suami Istri?
(nito100)
Ilustrasi sunat 

TRIBUN-BALI.COM - Sunat mungkin adalah prosedur pembedahan elektif yang paling sering dilakukan pada pria.

Sederhananya, sunat dapat digambarkan sebagai pengangkatan kulit kulup penis, alias preputium.

Sunat biasanya tidak diwajibkan secara medis, namun dapat dilakukan untuk berbagai alasan (tradisi budaya, keyakinan agama, kebersihan pribadi).

Pertanyaannya kemudian, apakah “bebas kulup” benar mempengaruhi gairah — untuk pria atau wanita?

Benarkah penis yang disunat lebih sehat? Apa bedanya penis yang disunat dan tidak?

Satu-satunya perbedaan antara penis yang disunat dan tidak adalah, penis yang tidak disunat masih memiliki kulup yang menempel di ujung kepala penis.

Sementara, yang disunat tidak.

Selain itu, tidak ada lagi karakteristik fisik spesifik yang membedakan keduanya.

Bagaimana dengan cara kerja atau sensasi yang didapat dari keduanya?

1. Sensitivitas

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help