TribunBali/

Buntut Insiden Penamparan Kepala Desa di Rembang, Dandim Ini Akhirnya Dicopot

Komandan Korem 073/Makutarama Salatiga, Kolonel Inf Joni Pardede secara resmi telah mencopot Dandim 0720 Rembang, Letkol Inf Darmawan Setiady.

Buntut Insiden Penamparan Kepala Desa di Rembang, Dandim Ini Akhirnya Dicopot
net
ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, SALATIGA - Komandan Korem 073/Makutarama Salatiga, Kolonel Inf Joni Pardede secara resmi telah mencopot Dandim 0720 Rembang, Letkol Inf Darmawan Setiady.

Penonaktifan tersebut sebagai buntut dari insiden penamparan terhadap Kepala Desa (Kades) Jambangan, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang pada Jumat (10/11/2017) lalu.

 
Baca: Diguncang Gempa 7,3 Skala Richter, 210 Orang Dilaporkan Tewas di Perbatasan Iran-Irak

"Kami sudah berikan sanksi terhadap Dandim Rembang yang telah terbukti menampar M Hilaludin," kata Kolonel Inf Joni kepada Tribunjateng.com, Minggu (12/11/2017)

Menurutnya, sanksi tersebut sesuai dengan hasil pemeriksaan serta kroscek secara langsung di lapangan.

"Itu terjadi saat ada Sosialisasi Dana Desa yang digelar Forkopimda di Pendapa Museum RA Kartini Rembang," katanya.

Baca: Sudah Tak Boleh Lakukan Kebijakan Strategis, Gung Bharata Justru Gelar Mutasi Dua OPD

Dia menjelaskan dalam sosialisasi tersebut, Dandim 0720 Rembang diminta untuk memberikan penjelasan terkait dana desa.

Tidak hanya Dandim, juga beberapa jajaran Forkopimda Rembang seperti Bupati Rembang, Kapolres Rembang.

Peserta sosialisasi yakni para kades di Kabupaten Rembang.

Halaman
12
Editor: ady sucipto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help