TribunBali/

Bali United

Meski Kecewa Dengan Keputusan PSSI, Begini Pesan Mendalam Pieter Tanuri Bagi Suporter Bali United

Pieter Tanuri, Owner Bali United, mengibaratkan bola adalah alat pemersatu di negeri ini. Meski klub kebanggaan masyarakat Bali ini dizolimi, ia tetap

Meski Kecewa Dengan Keputusan PSSI, Begini Pesan Mendalam Pieter Tanuri Bagi Suporter Bali United
Kolase Tribun Bali
Pieter Tanuri (kiri) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Berdasarkan folisofi, bola itu telanjang, dan siapapun yang menjalankan pertandingan harus bersih.

Artinya, bola itu suci dan lapangan pertandingan adalah tempat ibadah. Jika orang menjalankan tanpa kejujuran, pasti musibah akan dekat dengan dia. Begitu juga federasi atau pengelola PSSI harus jujur.

Pieter Tanuri, Owner Bali United, mengibaratkan bola adalah alat pemersatu di negeri ini. Meski klub kebanggaan masyarakat Bali ini dizolimi, ia tetap lapang dada menerimanya.

Pemain-pemain Bali United melakukan selebrasi di panggung bersama seluruh fans di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, Minggu (12/11) malam. Bali United keluar sebagai runner up di Liga 1, namun pemain dan suporter merayakannya dengan pesta juara.
Pemain-pemain Bali United melakukan selebrasi di panggung bersama seluruh fans di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, Minggu (12/11) malam. Bali United keluar sebagai runner up di Liga 1, namun pemain dan suporter merayakannya dengan pesta juara. (Tribun Bali/Rizal Fanany)

Bahkan, ia berseru bola harus jadi pemersatu bangsa ini disaat disakiti oleh oknum tertentu dengan menutup jalur juara klubnya.

"Kesedihan dan kekecewaan kami juga sangat rasakan, saya bagian dari PSSI, saya juga sudah berjuang keras, tapi hasilnya seperti ini, Bali berduka dengan keputusan ini.
Saya melihat masyarakat Bali antusias dengan klub ini. rakyat Bali dan semua mencintai Bali United, " kata Pieter Tanuri, semalam.

Dia menegaskan, bola harus dijadikan alat pemersatu di negeri ini.

"Tadi juga saya sedih, melihat polisi jaga keamanan tapi di cemooh para fans Bali United. Saya tegaskan bola bukan alat pemecah di negara ini, " kata Pieter Tanuri.

Melihat antusias fans Bali United yang cinta damai, dan menyejukkan, Pieter Tanuri mengajak, seluruh masyarakat move on dan fokus ke level Asia dan menjadikan klub ini lebih baik.

"Terlepas dari ketidaksempurna PSSI Saya harap kejadian yang kemarin seperti itu dilupakan, dan kita fokus ke depan. Semoga tidak terjadi lagi," katanya.

Menurutnya dia, sangat senang melihat antusias fans hari ini di Stadion Dipta Gianyar. Sangat senang, karena saat terjadi Kekacauan fans di mana-mana (saat laga Persija dan Persib), di Bali sangat luar biasa. Damai dan tidak ada tindakan anarkis.

Di sini luar biasa baik. Di tengah kemarahan tetap damai. Terima kasih semua fans, " katanya. (*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: ady sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help