TribunBali/

7 Orang Berteduh, Tiba-tiba Kilat Sambar Salah Satunya Hingga Tewas, Kejadian di Indonesia

Kejadian tersebut terjadi di kolong rumah panggung saat Nur bersama tujuh kerabat lainnya menunggu hujan redah

7 Orang Berteduh, Tiba-tiba Kilat Sambar Salah Satunya Hingga Tewas, Kejadian di Indonesia
net
Ilustrasi disambar kilat 

TRIBUN-BALI.COM, UJUNG BULU - Hujan disertai petir yang mengguyur wilayah Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), menelan korban jiwa, Senin (13/11/2017).

Adalah Muh Nur (60), warga Dusun Maccongi, Desa Barugae, diduga tewas akibat disambar petir saat hujan mengguyur wilayah tersebut.

Baca: Tak Hanya Digigit, Lidah Driver Ojek Ini Nyaris Putus Saat Paksa Mahasiswi Turki Intim di Jimbaran

Menurut kerabat korban, Hasyim, kejadian tersebut terjadi di kolong rumah panggung saat Nur bersama tujuh kerabat lainnya menunggu hujan redah.

"Nur duduk paling pinggir, saat petir pertama kami hanya terkaget-kaget, pas petir yang keempat kalinya, tiba-tiba Nur bersandar dan tidak sadarkan diri," tutur Hasyim kepada TribunBulukumba.com, Selasa (14/11/2017).

Tangan kiri korban bengkak disertai bekas hitam dan pipi korban membiru.

Baca: Lidah Nyaris Putus Saat Paksa Mahasiswi Turki Intim di Jimbaran, Driver Ojek Jalani Operasi Ini

"Kondisinya tidak terlalu parah sebenarnya, tapi dia (Nur) juga ada riwayat penyakit jantung, jadi korban kaget juga," tutur kerabat yang lain.

Hujan disertai petir yang menerjang Kecamatan Bulukumpa sekitar pukul 13.00 Wita tersebut, juga menghanguskan pohon aren dan menyambar beberapa pohon pisang. (*)

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help