TribunBali/

Bocah 9 Tahun Ini Tiba-Tiba Lumpuh Lalu Meninggal Usai Imunisasi Massal di Sekolah

Namun hingga Senin sore, kondisi Jumirti, belum juga ada perubahan. Bahkan tubuh Jumiarti mengalami demam.

Bocah 9 Tahun Ini Tiba-Tiba Lumpuh Lalu Meninggal Usai Imunisasi Massal di Sekolah
kolase Tribunsumsel.com
kondisi jumiati saat masih dirawat di rsmp senin (13/11/2017) 

Wakasek kesiswaan menyarankan untuk segera melapor ke Puskesmas 7 Ulu yang menyelenggarakan imunisasi tetanus yang merupakan program nasional untuk anak-anak kelas 1-3.

"Puskesmas cepat tanggap, mereka langsung mendatangi siswa ke rumah," ujar Sukardi SThi, Wakasek Kesiswaan.

Karena kondisi belum membaik, akhirnya petugas Puskesmas, merujuk Jumiarti dibawa ke RSMP, pada Sabtu sore.

"Kami ini orang tak punya, Puskesmas katanya menanggung semua biaya berobat," ujar Juniarto yang mendampingi istri menjaga Jumiarti di RSMP.

Namun hingga Senin sore, kondisi Jumirti, belum juga ada perubahan. Bahkan tubuh Jumiarti mengalami demam.

"Dari sejak sakit belum bisa buang air besar. Kencing juga tidka teras oleh dia, tahu-tahu kasur sudah basah. Ya Allah ngapo anak aku cak ini, sakit apo," ujar Meisyah seraya mengaku belum ada omongan penyakit apa yang diderita anaknya dari dokter yang menangani.

"Masih nunggu hasil tes darah dan urine," sambungnya.
Selas pagi (14/11) kondisi bocah ini semakin parah dan mengalami sesak napas

 Jumiarti harus dibantu oksigen untuk bernafas, sekitar pukul 09.00, nyawa Jumiarti tak tertolong dan meninggal dunia.(*)

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help