TribunBali/
Home »

Bali

Demi Mercedez Benz, Wewe Nekat Habisi Nyawa Geelhood di Jimbaran Dengan Cara Yang Sadis

Ia bertemu dengan warga negara asing (WNA) asal Belanda, Robert Geelhood (70) di Pantai Kuta, Badung pada 22 Oktober lalu.

Demi Mercedez Benz, Wewe Nekat Habisi Nyawa Geelhood di Jimbaran Dengan Cara Yang Sadis
Tribun Bali / Rizal Fanany
Kapolresta Denpasar, Kombespol Hadi Poernomo merilis penangkapan dua pelaku beserta barang bukti pembunuhan WNA Belanda di Polresta Denpasar, Senin (13/11/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Winda Wilantara alias Wili alias Wewe (22) dan Andika Budiyanto (31) berniat mencari kerja di Bali.

Kemudian ia bertemu dengan warga negara asing (WNA) asal Belanda, Robert Geelhood (70) di Pantai Kuta, Badung pada 22 Oktober lalu.

Winda diajak bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di rumahnya, Perum Puri Gading, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung.

Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Hadi Purnomo menjelaskan, awalnya saat Winda bertemu dan diajak untuk bekerja di rumah korban.

Wewe bekerja pada 23 Oktober dan setelah itu terlintas di benak pria asal Bujuk Agung, Bandar Lampung ini untuk mengambil harta benda ekspatriat tersebut.

Suasana rumah tempat penemuan mayat WNA kebangsaan Belanda di Perumahan Puri Gading, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Sabtu (4/11).
Suasana rumah tempat penemuan mayat WNA kebangsaan Belanda di Perumahan Puri Gading, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Sabtu (4/11). (Tribun Bali/Widyartha Suryawan)

Dia mengajak Andika, pria asal Bogor, Jawa Barat melalui sambungan telepon.

“WW (Winda) kenal dengan AB (Andika) saat sedang berada di bus dalam perjalanan menuju Bali. Tujuan awalnya untuk mencari kerja di sini,” jelasnya didampingi Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Aris Purwanto, Denpasar, Senin (13/11/2017).

Sehari setelah berkenalan, Winda bersama Andika kemudian bekerja sebagai PRT di rumah korban yang selama di Bali hanya tinggal seorang diri.

Pada Selasa (24/10/2017) sekitar pukul 03.00 Wita, kedua tersangka kemudian sepakat menghabisi korban.

Kamar mandi rumah menjadi tempat eksekusinya.

Halaman
1234
Penulis: I Dewa Made Satya Parama
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help