TribunBali/

Dua Anak Remajanya Dipaksa Jadi PSK, Hakim Ganjar Ibu Asal Malaysia Ini Vonis 150 Tahun Penjara

Perempuan berusia 39 tahun itu dilaporkan telah menjual dua putrinya yang masing-masing berusia 10 tahun dan 13 tahun kepada sejumlah pria Bangladesh.

Dua Anak Remajanya Dipaksa Jadi PSK, Hakim Ganjar Ibu Asal Malaysia Ini Vonis 150 Tahun Penjara
Straits Times/Bernama
Ibu asal Malaysia 

TRIBUN-BALI.COM, JOHOR BAHRU - Seorang ibu asal Malaysia mendapat vonis penjara hingga 150 tahun lantaran menjadikan anaknya yang masih di bawah umur sebagai pekerja seks komersial (PSK).

Perempuan berusia 39 tahun itu dilaporkan telah menjual dua putrinya yang masing-masing berusia 10 tahun dan 13 tahun kepada sejumlah pria Bangladesh.

Sang ibu yang tak disebutkan namanya itu memasang tarif 50 ringgit Malaysia (Rp 162 ribu) untuk satu sesi bersama kedua putrinya tersebut.

 
Meski demikian, perempuan itu terkadang menerima saja jika layanan pemuas nafsu yang diberikan oleh putrinya dibayar jauh lebih murah, bahkan hingga 1 ringgit (Rp 3.200) per sesi.

Tak hanya tega membiarkan dua putrinya dibayar murah, sang ibu juga tega membiarkan putrinya melakukan hubungan seksual di usia yang masih di bawah umur sembari disaksikan langsung olehnya.

Perempuan tersebut ditangkap di rumahnya di Taman Bintang, Senai, pada 25 Oktober lalu.

Ibu yang juga memiliki dua anak lain yang masih berusia empat tahun dan lima tahun itu dinyatakan bersalah atas 10 tuntutan.

Baca: Sambil Komat-kamit Ucapkan Sesuatu, Anggota DPR Ini Divonis 5 Tahun Penjara Oleh Hakim Tipikor

Menurut tuntutan yang dibacakan, sang ibu dituduh telah memaksa dua putrinya untuk berhubungan seksual dengan dua pria di sebuah hotel murah pada 1 Oktober dan 4-7 Oktober.

Awalnya, perempuan itu memohon kepada hakim agar hukumannya diringankan melalui hukuman denda, atas alasan dirinya harus merawat dua anaknya yang masih kecil itu.

Namun, permohonan sang ibu ditolak oleh hakim.

Hakim Kamarudin Kamsun memberikan vonis 15 tahun penjara untuk tiap tuntutan yang diberikan, menjadikan perempuan itu mendapat total vonis 150 tahun. (Free Malaysia Today/Malaysian Digest)

Editor: ady sucipto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help