TribunBali/
Home »

Bali

Hujan Deras, Pekerja Proyek Penataan Tukad Badung Takut Sengatan Listrik Saat Air Sungai Meluap

Seluruh pekerja proyek memilih menghentikan pengerjaan proyek lantaran air sungai yang terus meninggi.

Hujan Deras, Pekerja Proyek Penataan Tukad Badung Takut Sengatan Listrik Saat Air Sungai Meluap
Tribun Bali / Rizal Fanany
Proses penataan sungai terhenti akibat air sungai di Tukad Badung meluap di kawasan Pasar Badung, Denpasar, Senin (13/11/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hujan deras yang mengguyur Kota Denpasar Senin (13/11/2017) membuat proyek penataan Tukad Badung di Jalan Gajah Mada, Denpasar, Bali terhenti.

Seluruh pekerja proyek memilih menghentikan pengerjaan proyek lantaran air sungai yang terus meninggi.

"Kami bekerja pakai listrik, jadi takutnya nanti terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami tidak bekerja dulu selama air masih tinggi. Kalau besok (hari ini) tidak hujan, kami kembali bekerja," kata Kepala Proyek Penataan Tukad Badung dari PT Candra Dwipa, Wayan Setiawan, Senin kemarin.

Terlihat air sungai di lokasi proyek sudah mulai menurun seiring hujan yang mulai mereda pada petang kemarin.

Sampai saat ini, proyek tersebut baru berjalan sekitar 79 persen

"Mudah-mudahan besok tidak hujan, sehingga sekitar dua hari lagi kami sudah bisa kerjakan 80 persen," kata Setiawan.

Setiawan mengaku sebetulnya pihaknya ingin melemburkan proyek penataan Tukad Badung yang menelan duit Rp 5 miliar ini.

Hanya saja, lantaran diguyur hujan, mereka memilih tidak mengambil risiko.

Apalagi, sebelumnya mandor proyek ini sempat meninggal dunia di lokasi proyek tersebut.

"Kalau hujan terus-menerus, ya tidak bisa bekerja kami. Maunya kami lembur sekarang," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help